Bertarif Rp 285 Ribu, 273 Tentara PBB Tertipu Vaksin Abal-abal, Begini Penipuan itu Terungkap
Kemudian, tentara itu melapor kepada atasan dan terungkap bahwa botol vaksin itu berisi air biasa, Perwakilan medis PBB meminta pejabat Tentara Angka
TRIBUNJAMBI.COM - Dilansir The Straits News, vaksin palsu itu berupa cairan air biasa.
Dokter tersebut mengatakan kepada tentara PBB bahwa dia menyuntikkan vaksin flu.
Kata dokter tersebut, bisa melindungi dari paparan Covid-19, demikian penjelasan komandan militer Chalermpol Srisawat.
Sebanyak 273 tentara yang diinjeksi menggunakan vaksin abal-abal.
Baca juga: VIDEO Wanita Ini Diduga Rugikan Uang Negara Hingga Rp 1,4 Triliun, Kasus Pembobolan Dana Pensiun
Baca juga: Tangis Ummi Pipik Pecah di Makam Rina Gunawan, Kenang Kebaikan Almarhumah : Teteh Bantu Semuanya
Baca juga: Kisah Miyabi Terjun Kedalam Industri Film Dewasa : Sepertinya Punya Masa Depan Jika Berkarir di Sini
Mereka dimintai tarif seharga USD 20 atau sekira Rp 285.000.
Penipuan terungkap saat seorang tentara mengaku curiga dengan vaksin tersebut.
Sebab botolnya tidak memiliki label apapun.
Kemudian, tentara itu melapor kepada atasan dan terungkap bahwa botol vaksin itu berisi air biasa.
Perwakilan medis PBB meminta pejabat Tentara Angkatan Darat Thailand, untuk memulangkan dokter itu ke Thailand.
Pihaknya juga meminta agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Dokter itu sudah kembali ke Thailand dan malah lari dari tugasnya.
Alhasil dia dipecat dari militer dan izin medisnya dicabut.
Dokter itu dilaporkan masih buron dan orang tuanya mengaku dia belum kembali.
Jenderal Chalermpol menegaskan bahwa insiden itu tidak akan mempengaruhi kepercayaan PBB terhadap militer Thailand.
Penipuan vaksin itu terungkap dari laporan Transparency International berjudul: The Unspoken Covid-19 Vaccine Challenges - Distribution and Corruption.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/15072020_virus-corona.jpg)