Breaking News:

Berita Tebo

Dramatis! Aksi Petugas Damkar Tebo Lepaskan Cincin Setelah 17 Tahun Melingkar di Jari Dewi

Awalnya petugas damkar yang dipimpin Kepala Dinas (Kadis) Damkar dan Penyelamatan Tebo, Arif Haryoko dan anggotanya mencoba melepas cincin yang meleka

ist
Aksi Petugas Damkar Tebo Lepaskan Cincin Setelah 17 Tahun Melingkar di Jari Dewi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Memadamkan api bukan satu-satunya tugas Dinas Pemadam Kebakaran (damkar). Hal ini dibuktikan dengan aksi heroik petugas damkar di Kabupaten Tebo, yang berhasil melepaskan cincin yang melekat kuat ditangan Dewi Sartika Sihombing, selama 17 tahun.

Minggu (28/2/2021) sekitar jam 10.00 wib, anggota Regu 3 Pos Damkar Tebo mendapat telepon pertolongan, dan langsung menuju rumah Dewi, yang berada Desa Mangun Jayo, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.

Awalnya petugas damkar yang dipimpin Kepala Dinas (Kadis) Damkar dan Penyelamatan Tebo, Arif Haryoko dan anggotanya mencoba melepas cincin yang melekat erat di tangan kanan Dewi dengan benang.

Baca juga: CATAT Jadwal MotoGP 2021 Live Trans7, Live Streaming MotoGP Qatar 2021 dan Ini Daftar Pembalapnya

Baca juga: Letnan Komaruddin, Pejuang Serangan Umum 1 Maret 1949, Disebut Bisa Menghilang saat Disergap Belanda

Baca juga: Kebakaran di Kota Jambi, Sebuah Rumah di Seberang Kota Jambi Hangus Terbakar

Namun aksi tersebut sia-sia. Kemungkinan karena cincin sudah begitu sempit melingkar di jari Dewi sejak 17 tahun lalu.

Petugas damkar pun akhirnya berinisiatif membuka dengan cara yang sedikit beresiko. Yakni memotong cincin logam dengan mesin gerinda. Jika tidak hati-hati, bisa saja mesin pemotong besi itu melukai jari wanita berusia 30 tahun tersebut.

"Alhamdulilah akhirnya mesin gerinda yang bisa melepas cincin karena kita potong dengan hati-hati. Karena salah sedikit bisa melukai jarinya," kata Arif, Minggu (28/2/2021).

Kondisi jari Dewi, warga Tebo Tengah.
Kondisi jari Dewi, warga Tebo Tengah. (Tribunjambi/Hendro Sandi)

Setidaknya membutuhkan waktu 30 menit lebih, untuk petugas damkar bisa memotong cincin di jari manis Dewi.

"Memotong dengan mesin gerinda itu opsi terakhir. Karena cara pertama gagal. Kalau tidak cepat dilepas malah bahaya dan semakin menyiksa mbaknya," ungkap Arif.

Dewi mengaku, awalnya tak menyangka jika cincin kesayangannya tersebut tidak bisa dilepas dari jarinya. Setelah beberapa kali mencoba melepas sendiri, ternyata selalu gagal dan membuatnya panik.

Ia pun berinisiatif menghubungi damkar untuk meminta pertolongan. "Iya sudah 17 tahun dak dilepas. Saya kira gampang saja melepasnya," ungkapnya.

Dewi pun lega setelah cincinnya tersebut berhasil lepas dari jarinya, meski cincin tersebut harus rusak dan patah tidak bisa dipakai kembali.

"Syukurlah bisal lepas. Saya berterimakasih sekali sama petugas damkar. Sakit soalnya dak bisa dilepas," katanya.

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved