Breaking News:

Berita Sarolangun

Puskesmas di Sarolangun Diakreditasi, Diharapkan Pelayanan Pada Masyarakat Sesuai SOP & Berkualitas 

Sejumlah puskesmas di wilayah Kabupaten Sarolangun dilakukan te-akreditasi oleh Kementrian kesehatan RI. 

tribunjambi/rifani halim
Ilustrasi Puskesmas Mandiangin, Kabupaten Sarolangun. Puskesmas di Sarolangun Diakreditasi, Diharapkan Pelayanan Pada Masyarakat Sesuai SOP & Berkualitas  

Puskesmas di Sarolangun Diakreditasi, Diharapkan Pelayanan Pada Masyarakat Sesuai SOP & Berkualitas 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rifani Halim

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Sejumlah puskesmas di wilayah Kabupaten Sarolangun dilakukan te-akreditasi oleh Kementrian kesehatan RI. 

Kepala Dinas Kesehatan Bambang Hermanto, melalui Kabid Pelayanan Kesehatan Sep Hurmuddin menjelaskan, untuk penilaian akreditasi puskesmas pada 2020 yang lalu ditunda.

Sebab, dampak pandemi virus corona berdasarkan surat edaran Dirjen Yankes, Kementrian Kesehatan RI. 

"Salah satunya adanya imbauan untuk tidak berkerumun," katanya, Jum'at (26/2/2021).

Enam Puskesmas di Sarolangun Diakreditasi Ulang Kemenkes RI

Sering Dianggap Sepele, 10 Kesalahan Saat Melaksanakan Sholat Jumat Kerap Dilakukan Tanpa Disadari!

Usai Dilantik di Jambi, Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Langsung Meluncur ke Kuala Tungkal 

Sementara, untuk puskesmas CNG dan Singkut V saat ini telah mendapatkan akreditasi pada tingkatan dasar.

Selanjutnya, Puskesmas Butang Baru, Puskesmas Air Hitam, Puskesmas Batang Asai dan Puskesmas Sungai Baung masing-masing telah mendapatkan akreditasi pada tingkatan madya. 

"Maka kita targetkan dapat paripurna, dari empat tingkatan," katanya. 

Hal itu bertujuan, katanya untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan di masing-masing puskesmas yang ada di Kabupaten Sarolangun.

Maka tim akan terlebih dahulu melakukan survey, yang biasanya tiga bulan sebelum masa berlaku akreditasi tiga tahun habis. 

"Survey dilakukan tiga bulan sebelum habis untuk dijadwalkan akan turun karena masing-masing puskesmas beda waktu habis masa berlaku akreditasi tiga tahun. Di sptkan dari Kementrian melalui komisi akreditasi," ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan terakreditasinya puskesmas, diharapkan pelayanan harus mengalami peningkatkan, agar pelayanan kepada masyarakat benar-benar sesuai dengan SOP, berkualitas.

Pesan Bupati Batanghari Usai Dilantik, Minta Jangan Ada Kerumunan, Atur Jadwal Bersilaturahmi

Kecewanya Atta Halilintar, Terancam Batal Akad Nikah dengan Aurel di Masjid GBK: Ada yang Booking!

Segini Besaran Gaji Gibran Rakabuming per Bulan, Plus Tunjangan Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Pelayanan baik didalam gedung, di luar gedung dan juga administrasinya serta Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP). 

"Yang jelas, walaupun ada atau tidak adanya akreditasi, mutu pelayanan di puskesmas tetap terjaga. Dan dengan masyarakat jangan ragu untuk berobat ke puskesmas karena sudah terakreditasi," pungkasnya.

Penulis: Rifani Halim
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved