Kata Istana Soal Kerumunan Warga Saat Menyambut Kedatangan Presiden ke NTT

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, video tersebut merupakan rekaman saat Presiden berada di Maumer

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
ist
Kunjungan Presiden Jokowi ke Maumere, NTB membuat kerumunan warga 

Seperti Bendungan Napun Gete, tadi sudah disampaikan oleh Pak Bupati menyangkut keluasan 99 hektare, bisa kapasitas tampung airnya bisa 11,2 juta meter kubik, bisa mengairi 300 hektare.

Ini kan sebuah lompatan yang tidak kecil.

Tetapi, produktivitas itu betul-betul harus dimunculkan.

Jangan hanya pertaniannya saja (tapi) limbah pertanian bisa dipakai untuk makanan ternak.

Kalau nanti satu per satu bendungan selesai, selesai, selesai, selesai, saya meyakini insyaallah dengan gubernur dan wakil gubernur yang baik.

Dengan bupati dan wakil bupati yang baik, memimpin rakyatnya, menggiring semuanya untuk produktif.

Saya yakin, tidak lama lagi NTT akan makmur dan tidak menjadi provinsi yang kategorinya kalau di negara kita masih pada kondisi yang kurang.

Kita lihat nanti kalau bendungannya sudah selesai.

Tadi pagi juga di Kabupaten Sumba Tengah, Pak Gubernur minta bendungan.

Saya cek lagi ke Bupati, masih ada yang diminta.

Juga sama, Pak, waduk atau bendungan. Sama ternyata. Apakah tidak mau embung? Embung juga mau.

Semuanya yang berupa air, mau, dan itu betul. Apakah sumur bor, juga mau.

Tambahannya sudah, Pak kalau yang embung sekian, kalau sumur bornya sekian, bendungan dua.

Inilah permintaan yang benar, permintaan yang betul. Jangan minta yang lain-lain. Itu betul, sudah, ini bener.

Dan nanti akan kita lihat lumbung pangan yang ada di Kabupaten Sumba Tengah.

Nanti di sini juga kalau hamparannya jadi, juga bisa menjadi lumbung pangan.

Saya kemarin sudah perintah juga ke Kabupaten Belu untuk menarik air dari Bendungan Rotiklot untuk masuk juga sama, pangan lagi.

Inilah masa depan yang kita inginkan, yang minus menjadi semuanya surplus.

Karena tadi, misalnya di Sumba Tengah setahun baru panen satu kali.

Dengan air, tadi saya minta kepada Menteri Pertanian, panen dua kali plus jagung sekali, artinya tiga kali. Ini lompatan produktivitas yang akan saya ikuti.

Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini.

Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, hari ini saya resmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Terima kasih.

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Sumber : Kerumuman Massa Saat Kehadiran Jokowi di Maumere-NTT Jadi Perhatian, Istana Sebut Spontanitas

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved