Breaking News:

NIK Ganda karena Perekaman Berulang

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sarolangun membenarkan adanya masyarakat yang memiliki data NIK

TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI
Warga sedang melakukan rekam data E-KTP 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sarolangun membenarkan adanya masyarakat yang memiliki data NIK (Nomor Induk Kependudukan) lebih dari satu atau ganda.

Kepala Dinas Dukcapil Sarolangun, Arsyad mengatakan, persoalan data NIK Ganda yang terjadi di Kabupaten Sarolangun itu biasanya didominasi oleh kejadian perekaman yang berulang sehingga otomatis perekamannya failed (gagal).

"Kemudian ada lagi ditemukan baru-baru ini mereka membuat paspor dan ingin berangkat keluar negeri tapi ditemukan di imigrasi data mereka tidak failed," katanya, saat ditemui di kantornya, Selasa (23/2).

Ia menyebutkan, untuk jumlah Kasus NIK ganda yang terdapat di Kabupaten Sarolangun masih belum seberapa, lebih kecil dari jumlah lainnya.

"Kita tidak menyatakan banyak secara kuantitas, namun keluhan tersebut memang ada,

"Namun tidak banyaklah dan memang tidak sebanding dengan yang datang ke Capil seperti membuat dokumen baru," terangnya.

Lanjutnya, persoalan lainnya di samping kurangnya pemahaman masyarakat terhadap perekaman e-KTP berbasis online.

Ia menambahkan, masyarakat diharap melapor jikalau pernah melakukan perekaman agar tidak terjadi kegandaan data.

"Jadi mereka datang ke sini untuk menyingkronkan, data-data ganda itu nanti akan kita satukan dan kita berikan pemahaman kepada mereka," tutupnya.

Penulis: Rifani Halim
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved