Relawan FPI Disuruh Lepas Atribut Saat Bantu Korban Banjir, Aziz Yanuar: Ogah Ambil Pusing, 'Ribet'

aksi tim relawan malah dibubarkan saat membantu korban banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021).

Editor: Rohmayana
Istimewa
Remaja Petamburan copot atribut FPI di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020) 

Saiful menyatakan, pembubaran aktivitas itu juga dibantu oleh personel TNI.

Baca juga: Belasan Diduga Teroris Makassar Disebut Anggota FPI dan Baiat ke ISIS,Munarman: FPI Sudah Dibubarkan

Namun, kata dia, pembubaran itu dilakukan secara baik dengan mengedepankan imbauan.

"Silakan mereka ikut, semua boleh ikut tetapi tidak menggunakan atribut itu."

"Sudah kita sampaikan, kita imbau baik-baik kok agar benderanya, semuanya yang ada di situ kita suruh turunkan."

"Kita pakai baju biasa saja," ungkapnya.

Ia menyampaikan, tim FPI yang dibubarkan itu sebanyak 10 orang.

Semuanya memang menggunakan berbagai atribut FPI, mulai dari pakaian hingga bendera berlambang FPI.

"Ada bendera, rompi, kaus, semua atribut yang dipakai mereka atribut FPI."

"Atribut itu jelas dilarang, kita semua tahu kalau semua kegiatan yang mengatasnamakan FPI dan pakai lambang FPI itu dilarang," tuturnya.

Ia mengungkapkan, para relawan FPI itu pun tidak melawan saat dibubarkan polisi.

Mereka pun tetap membantu korban bencana alam tanpa menggunakan atribut FPI.

"Tidak ada perlawanan, mereka nurut."

"Kita kan imbau mereka silakan ikut memberikan bantuan korban banjir bersama sama TNI-Polri."

"Kami tidak melarang, tetapi jangan memakai atribut yang sudah dilarang negara."

"Silakan dicopot semua, baik perahu, pelampung, jangan ada logo FPI," tegansya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved