Breaking News:

Disbudpar Provinsi Jambi Perkenalkan Pemakaian Sarung dan Kain Duo di Jembatan Gentala Arasy

Kegiatan ini dilakukan di sekitaran kawasan wisata Tanggo Rajo dan di jembatan pedestrian Gentala Arasy, Minggu Sore (21/2/2021).

Tribunjambi/Zulkifli
Disbudpar Provinsi Jambi Perkenalkan Pemakaian Sarung dan Kain Duo 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi mulai mensosialisasikan pemakaian sarung dan kain duo untuk melestarikan kebudayaan Seberang Kota Jambi yang terkenal religius.

Kegiatan ini dilakukan di sekitaran kawasan wisata Tanggo Rajo dan di Jembatan Gentala Arasy, Minggu Sore (21/2/2021).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sri Purnama Syam mengatakan pihaknya sengaja melakukan ini, guna meningkatkan identitas dan kesadaran wisatawan terhadap budaya daerah. "Kita ajak wisatawan untuk kenal budaya masyarakat seberang," sampai Sri.

Baca juga: Makin Serius Perang dengan China, Taiwan Ganti Menteri Pertahanannya Demi Rancang Strategi Perang?

Baca juga: Promo Giant Hari Ini 21 Februari 2021, Harga Spesial Hemat Hingga 40%

Baca juga: Peruntungan SHio Harian 22 Februari 2021 Lengkap, Kuda dan Kambing Kurang Beruntung

Untuk wisatawan laki-laki diminta menggunakan kain sarung. Sementara perempuan diminta memakai kain duo atau tudung lingkup yang telah disiapkan Disbudpar.

"Ini untuk mengenalkan budaya masyarakat seberang kota Jambi yang daerahnya di sisi jembatan Gentala Arasy, ini sebagai bentuk kita hargai budaya nenek moyang," jelas wanita yang akrab dipanggil Ema ini.

Kendati demikian, Ema menyebut kini baru dilakukan tahapan sosialisasi. Dan belum diwajibkan penggunaan atribut tersebut.

"Belum, kita lihat situasi di lapangan, sosialisasi dulu lah. Nanti agar orang tak kaget juga," ucapnya.

Ema menyebut banyak wisatawan yang antusias dan mencoba menggunakan pakaian ini. "Bahkan ada tamu dari Sumbar yakni dari pejabat kota padang dan keluarganya yang kebetulan ada di lokasi dan mencoba sarung serta kain duo," ujar Ema.

Selain itu juga dikampanyekan protokol kesehatan. Pengunjung jembatan gentala diminta menggunakan masker, jaga jarak dan tak berkerumun.

Tampak juga hiburan band di sekitar kawasan wisata ini, pihak Disbudpar menggunakan media ini untuk menyampaikan pesan protokol kesehatan Covid-19 dan budaya lokal memakai sarung dan kain duo.

Penulis: Zulkipli
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved