Breaking News:

Tunjang Plasma Konvalesen, Ada Dua Jenis Alat yang Belum Dimiliki PMI Kota Jambi

Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Jambi masih belum memiliki dua alat untuk penunjang terapi tersebut.

tribunjambi/rara khushshoh
PMI Kota Jambi bangun gedung dua lantai melalui cara kolektif. November 2020 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kota Jambi masih terus mengupayakan pengadaan terapi plasma konvalesen.

Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Jambi masih belum memiliki dua alat untuk penunjang terapi tersebut.

dr Junika Permana, Kepala UTD PMI Kota Jambi berujar, untuk pengadaan terapi plasma konvalesen, membutuhkan alat yang spesifik. Ada beberapa alat yang dibutuhkan.

Baca juga: Ikatan Cinta 20 Februari 2021: Mateo Tertangkap, Segala Kejahatan Tertuju pada Elsa

Baca juga: Paula Verhoeven Sakit Hati Saat Dikomentari Ibunda Raffi Ahmad, Baim Wong: Cewek Gak Bisa Digituin!

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta 20 Februari 2021: Entah Kapan Kejahatan Elsa Terungkap, Ada Saja Akal Bulusnya

"Kalau untuk ngambilnya ada, tetapi untuk mengolahnya yang belum ada," katanya, beberapa waktu lalu.

Ada tiga alat yang diperlukan. Pertama, alat apheresis, yang telah dimiliki di UTD PMI Kota Jambi sejak 2016.

Alat apheresis selama ini dipakai untuk mengambil trombosit, thrombopheresis namanya.

Alat yang belum dimiliki, yaitu bernama sterile connecting device, dan role tube mixer.

Ketika ditanya untuk membeli alat tersebut sendiri, ia menyebutkan UTD PMI Kota Jambi tak sanggup.

"Kalau beli sendiri, PMI mandiri yang menyiapkan kan, ya berat lah," sebut Junika.

Ia menyebutkan, PMI merasa keberatan karena sifat mendonor plasma konvalesen tidak rutin.

Halaman
12
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved