Berita Selebritis

Penyakit Autoimun Ashanty Disorot Usai Positif Covid-19, Anang Panik dan Tegaskan Hal Ini ke Istri

Sejak awal mula tersiar kabar Ashanty dan ketiga anaknya itu positif Covid-19, diketahui bahwa mereka memang menjalani isolasi mandiri di rumah hingga

Editor: Andreas Eko Prasetyo
ist
Kondisi Ashanty yang juga menderita penyakit autoimun buat Anang panik saat istrinya positif Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM - Ashanty, istri dari Anang hermansyah jadi sorotan usai terpapar Covid-19.

Ya, istri Anang Hermanysah tersebut terinfeksi Covid-19 dengan Aurel Hermansyah, Azriel Hermansyah hingga Arsy Hermansyah.

Sementara Anang Hermansyah dan anak bungsunya, Arsya Hermansyah dinyatakan negatif Covid-19 usai menjalani Swab PCR Test.

Dari kabar buruk yang kini dialami Ashanty, penyakit lamanya yang pernah jadi sorotan pun kembali jadi perhatian.

Ashanty diketahui memiliki penyakit bawaan yakni Autoimun, penyakit yang dideritanya itu pernah menyita perhatian publik.

Pasalnya saat Ashanty menderita penyakit Autoimun, kondisinya bisa dikatakan cukup memprihatinkan.

Lantas bagaimana keadaan ibu sambung Aurel dan Azriel itu?

Lewat tayangan YouTube TRANS 7 OFFICIAL, pada program Lambe Tujuh, Rabu (17/2/2021), Anang Hermansyah buka-bukaan kondisi Ashanty dan ketiga anaknya itu.

Robby Purba yang menjadi host acara tersebut awalnya bertanya kepada Anang tentang kondisi siapa yang paling parah diantara Ashanty, Aurel, Azriel, dan juga Arsy.

Kemudian, Anang Hermanysah menjawab, bahwa di antara anak dan istrinya itu, hanya Ashanty saja yang saat ini kondisinya sedang drop.

Anang meyebutkan, dari 2 sampai 3 hari ini, perkembangan kondisi Aurel, Azriel, dan Arsy menunjukkan kabar baik.

Disebutkannya Aurel, Azriel dan Arsy cukup baik lantaran mereka hanya memikirkan hal-hal yang menggembirakan saja.

Namun, Anang mengakui jika Ashanty lah yang menjadi drop lantaran ada faktor penyakit Autoimun yang diderita istrinya tersebut.

“Perkembangan sampai 2-3 hari ini, bunda memang drop, tapi Aurel, Azriel, dan Arsy, keadaannya kalau aku bisa lihat, kegembiraan mereka, apapun yang mereka hadapi, kayaknya mereka hadapi dengan ini (gembira),” ujar Anang Hermansyah yang dikutip Grid.ID.

“Memang bunda kan ada bawaan Autoimun, sekarang ada perhatian lebih terhadap bunda,” beber Anang.

Sejak awal mula tersiar kabar Ashanty dan ketiga anaknya itu positif Covid-19, diketahui bahwa mereka memang menjalani isolasi mandiri di rumah hingga saat ini.

Namun, lantaran kondisi Ashanty yang sedang drop, Anang Hermansyah menjabarkan bahwa ia selalu bertanya kepada Ashanty apakah dirinya ingin tetap menjalani isolasi mandiri atau pindah untuk dirawat di rumah sakit.

Namun, lanjut Anang Hermansyah, Ashanty kekeuh untuk terus menjalani isolasi di rumah saja, karena beralasan bisa dekat dengan anak-anaknya yang juga terpapar Covid-19.

Mendengar jawaban istrinya, Anang pun menekankan kepada Ashanty agar tidak menyembunyikan kondisinya.

Sebab, jika Ashanty sudah merasa tidak kuat dengan kondisinya saat ini, Anang pun akan bergegas membawa sang istri ke rumah sakit.

“Tapi tolong jangan disembunyikan, kalau kamu merasa bahwa keadaan cukup, kamu kurang bisa melawan keadaan ini, yaudah ngomong, karena sekarang kita harus ambil tindakan,” ujar Anang.

“Kan kebetulan rumah deket dengan beberapa rumah sakit, yang kita sudah koordinasi dan siap menerima, dan memang ada masalah khusus juga tentang penanganan Covid,” lanjutnya.

Anang juga mngungkapkan, bahwa ia telah siap siaga untuk menjaga keluarganya selama 24 jam.

Apalagi, bagi Anang, kondisi Ashanty saat ini sedang sulit untuk diprediksi.

“Jadi memang, kenapa juga aku 24 jam menemani keluarga, karena memang lihat naik turunnya bunda yang susah diprediksi,” katanya.

Positif Covid-19 dengan Autoimun seperti Ashanty, Begini Prosedur Pengobatannya

Kabar mengenai positif Covid-19 Ashanty dan anak-anaknya, Aurel, Azriel, dan Arsy setelah menjalani Swab PCR, Senin (15/2/2021) jadi sorotan publik.

Banyak warganet yang bertanya-tanya kondisi Ashanty, mengingat pada 2019 Ashanty pernah jadi sorotan usai didiagnosis autoimun.

Penyakit autoimun adalah suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang tubuh sendiri atau penderitanya.

Sistem kekebalan penderitanya biasa melindungi diri dari kuman, bakteri hingga virus.

Namun ketika ada bakteri atau virus yang masuk, sistem kekebalan tubuh akan bereaksi untuk menyerang bakteri atau virus tersebut.

Umumnya, sistem kekebalan tubuh itu dapat membedakan sel asing dengan sel kita sendiri.

Namun pada penderita autoimun, sistem kekebalan itu justru keliru, sistem imun malah menyerang sel tubuh penderitanya karena menganggapnya sebagai benda asing.

Menurut dr. Hendra Gunawan, dr., Sp.PD, penyakit autoimun ini merupakan penyakit kronis eksaserbatif, artinya suatu saat pasien dalam fase remisi (aktivitas penyakit rendah) dan sebaliknya ada suatu saat pasien dalam fase flare up (aktivitas penyakit tinggi).

Panduan dari IRA (Indonesian Rheumatology Association) menyebutkan, pasien autoimun lebih besar memiliki risiko untuk mengalami penyakit infeksi, termasuk infeksi virus.

Hal ini karena umumnya pasien autoimun memiliki kekebalan tubuh yang lebih rendah dari orang pada umumnya, yang disebabkan oleh obat-obatan yang bersifat immunosuppresant atau menurunkan kekebalan tubuh.

Obat-obatan tersebut digunakan untuk mengontrol penyakit autoimun setiap waktu.

Dr. Hendra juga membeberkan, tatalaksana Covid-19 pada pasien autoimun, secara umum pengobatannya ditujukan untuk atasi infeksi pada Covid-19.

Namun harus disesuaikan dengan aktivitas penyakit pasien pada saat itu.

“Dokter harus mengetahui dulu, apakah penyakit autoimun yang diderita pasien sedang berada dalam kategori remisi atau flare up (aktivitas penyakit tinggi),” ujar dr. Hendra kepada Kompas.com, Rabu (17/2/2021).

Sesuai dengan rekomendasi terbaru dari ACR (American College of Theumatology version 3), pasien autoimun dalam fase remisi/aktif dan tidak ada kecurigaan Covid-19, maka pengobatan dapat dilanjutkan kembali.

“Namun jika pasien ada riwayat paparan terhadap virus covid-19 atau masuk kriteria suspect maupun probable, maka tergantung jenis pengobatan sebelumnya, ada yang bisa tetap dilanjutkan ada yang harus dihentikan hingga 2 minggu untuk observasi,” beber dr. Hendra.

“Atau 7-14 hari bebas gejala pasca infeksi Covid-19 pada kasus terkonfirmasi dengan gejala ringan - sedang, atau 10-17 hari bila pasien dinyatakan konfirmasi Covid-19 namun tanpa gejala klinis,” lanjutnya.

Sementara itu, ia melanjutkan, pada pasien autoimun dengan infeksi Covid-19 gejala berat, keputusan untuk memulai mengkonsumsi obat-obatan terkait autoimun diputuskan sesuai pemeriksaan dan pertimbangan klinis dari dokter.

Selain treatment obat, dr. Hendra juga mengingatkan pentingnya menjaga diri terus dengan menerapkan protokol 5M, yaitu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman minimal 1,5-2 M, memakai masker, menjauhi kerumunan, hingga mengurangi mobilitas.

Begitu juga pada pasien yang melakukan isolasi mandiri, tetap lakukan protokol kesehatan 5M, jaga kesehatan dengan minum cukup, makan makanan bergizi, olah raga teratur dan mengonsumsi obat autoimun dengan sesuai anjuran dokter yang merawatnya.

Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul: Ashanty Drop Usai Terkena Covid-19, Anang Hermansyah Pantau sang Istri 24 Jam dan Siap Siaga Bawa Jika Harus Lanjut ke Rumah Sakit: Aku Bilang, Jangan Sembunyikan Kondisimu..

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Penyakit Ashanty Disorot Setelah Terpapar Covid-19, Ini Kondisi Istri Anang yang Idap Autoimun,
https://banjarmasin.tribunnews.com/2021/02/19/penyakit-ashanty-disorot-setelah-terpapar-covid-19-ini-kondisi-istri-anang-yang-idap-autoimun?page=all

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved