Breaking News:

Berita Batanghari

TPP ASN di Batanghari Bakal Dicairkan Pemda, Alokasi Dana Kurang Bayar Rp 21 Miliar

Pasalnya terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sempat mandek selama tiga bulan pada 2020 akan terbayarkan.

tribunjambi/musawira
Plh Bupati Batanghari, Mulawarmansyah 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Keresahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Batanghari, terjawab sudah.

Pasalnya terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sempat mandek selama tiga bulan pada 2020 akan terbayarkan.

Hal itu menyusul dikeluarkannya keputusan Bupati Batanghari nomor 23 tahun 2021 tentang penetapan kurang bayar TPP ASN.

Baca juga: Sinopsis Vincenzo Berkisah Tentang Pengacara yang Bekerja untuk Mafia, Diperankan Song Joong Ki

Baca juga: J-Hope BTS Berulang Tahun, Lakukan Siaran Langsung untuk Sapa Army

Baca juga: Curhatan Riana, Kadinkes Tebo Pernah Terpapar Covid-19 : Kenangan yang Sangat Tidak Enak

Surat keputusan itu ditandatangani pada 25 Januari 2021 oleh Bupati Batanghari, Syahirsah SY.

Pemkab Batanghari akan membayarkan TPP ASN sesuai dengan dana pada kas daerah.

Plh Bupati Batanghari, Mulawarmansyah saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan pihaknya tetap mengacu kepada surat keputusan itu.

“Setelah dikeluarkan surat keputusan bupati maka dasar hukumnya sudah ada untuk membayarkan apa yang menjadi hak para ASN,” kata Plh Bupati Batanghari, Mulawarmansyah, Kamis (18/2/2021).

Penyaluran kurang bayar TPP ASN pada 2020 dilaksanakan paling lambat April 2021 mendatang.

“Ada sekitar 4.000 pegawai ASN di lingkup Batanghari. Sedangkan alokasi kurang bayar TPP ASN selama 3 bulan sebesar Rp 21 miliar,” ujarnya.

Menurutnya, jika penyaluran TPP ASN belum disalurkan atau dana pada Kasda menurun sampai bulan yang ditetapkan maka akan ada kebijakan baru, apakah tetap dibayarkan tidak penuh dan itu akan ada diperbarui.

“Dalam perjalanan kemampuan keuangan daerah ternyata tidak sesuai, maka diperkirakan bisa jadi dua bulan saja,”

“Kita komitmen kepada para ASN untuk membayarkan penuh TPP yang kurang bayar pada 2020,” pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved