Breaking News:

Berita Tebo

Curhatan Riana, Kadinkes Tebo Pernah Terpapar Covid-19 : Kenangan yang Sangat Tidak Enak

Dirinya menceritakan, sebagai kepala dinas kesehatan, ia adalah termasuk orang yang paling taat protokol kesehatan. Namun apa daya, ada terdapat kesal

Tribunjambi/Hendro Sandi
dr Riana Elizabeth, Kadinkes Tebo. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - "Waduuuh...itu kenangan yang sangat tidak enak. Saya terpapar Covid-19 waktu itu, termasuk yang berat. Itu memang ada kesalahan saya," itulah kalimat pertama dari dr Riana Elizabeth, Kepala Dinas Kesehatan Tebo, saat ditemui Kamis (18/2/2021).

Dirinya menceritakan, sebagai kepala dinas kesehatan, ia adalah termasuk orang yang paling taat protokol kesehatan. Namun apa daya, ada terdapat kesalahan yang menurutnya fatal, hingga menyebabkan dirinya terpapar.

"Saya orang yang paling taat prokes. Jadi saya tidak pernah berkerumun saat beraktifitas, buka masker dan lainnya," ungkapnya.

Baca juga: Jalani Vaksin Kedua, Sukandar Minta Masyarakat Siap Giliran Selanjutnya

Baca juga: Mulai Agustus 2021, Produksi Cemilan Lays, Cheetos dan Doritos Dihentikan

Baca juga: Nama Nissa Sabyan Disorot, Adik Istri Ayus Bongkar Isu Perselingkuhan: Kakak Saya Cukup Sabar!

Tapi katanya, ada satu kesalahan yang menurutnya membuat dirinya tertular virus mematikan tersebut. Yaitu pada saat makan bersama beberapa rekannya.

"Jadi saya ada satu termasuk terpapar yang beratnya. Kesalahan saya adalah, waktu itu saya makan bersama rekan-rekan dan saya melepas masker. Ditambah jarak duduknya sangat dekat," ungkap Riana.

Pada saat puncaknya, lanjut Riana, dirinya bahkan sampe harus ke ruangan ICU. Dan ruang isolasi selama beberapa hari.

Ia mengatakan, terpapar Covid-19 memiliki berbagai macam gejala. Mulai dari sesak nafas, hilangnya indra penciuman, dan lainnya.

"Kalau saya merasakan itu semua. Saya juga sempat kehilangan indra penciuman. Itu sangat berat," katanya.

Diungkapkan Riana, yang paling bahaya saat ini adalah Orang Tanpa Gejala (OTG). Hal tersebut lantaran OTG bisa saja ada dimana-mana, karena tidak merasakan sesuatu.

"OTG itu yang paling bahaya. Karena bisa bisa ada diantara kita. Jadi mari kita tetap jaga jarak, masker, jangan berkerumun, cuci tangan juga jangan lupa," ujarnya.

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved