Breaking News:

Berita Tanjabbar

Riffa Bocah di Tungkal, Derita Sindrom Rubella Konginental, Butuh Uluran Tangan Untuk Pengobatan

Ia menyebutkan bahwa perawatan tersebut tidak di tanggung oleh BPJS, dan harus menggunakan biaya sendiri. Sementara saat ini, Sri hanya..

Samsul bahri
Riffa, penderita Sindrom Rubella Konginental, butuh uluran tangan untuk biaya pengobatan 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL-Riffa Irfani Putri anak berusia 11 tahun tidak tampak seperti anak pada umumnya. Tubuhnya lemah dan hanya bisa duduk, sementara untuk berdiri, dirinya harus di bantu. Riffa merupakan anak kedua dari ibu 
Sri Wulandari yang saat ini tinggal di Jalan Setia Budi, RT 04, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 

Riffa memiliki kelainan penyakit Sindrom Rubella Konginental. Kondisi ini sudah dialami oleh Riffa saat dirinya lahir. Ibunda dari Riffa, Sri menyebutkan bahwa selain mengalami Sindrom Rubella Konginental, saat ini riffa menderita kelainan jantung, katarak, tunarungu, mikrocepali dan gizi buruk. 

Dikatakan oleh Sri, bahwa Riffa telah berkali-kali menjalani operasi. Setidaknya untuk operasi mata karena katarak dirinya telah menjalani operasi sebanyak tiga kali dan saat ini harus menjalani operasi kembali. Selain itu, Riffa juga sempat menjalani operasi pada bagian jantung, lantaran adanya kelainan jantung yang di alami Riffa. 

"Awalnya itu periksa ke puskesmas itu di sebutkan ada kelainan jantung dan katarak. Setelah itu saya bawa ke RSUD Mattaher, di situ baru tau ternyata ada penyakit lain yang di derita anak saya. Satu bulan di rawat di Mattaher," ungkapnya

Lebih lanjut disampaikannya bahwa setelah di lakukan perawatan selama satu bulan, Riffa kemudian di rujuk ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Pengobatan di Jakarta di jalaninya dari 2011 hingga saat ini. 

"Jadi dari 2011 sampai saat ini untuk mata sudah tiga kali di lakukan operasi dan ini terkahir di periksa harus melakukan operasi lagi. Kemudian untuk jantung itu satu kali di lakukan operasi, dan alhamdulillah ini kondisinya baik," ungkapnya

"Umur 1 tahun lebih operasi katarak, umur 2 tahun operasi jantung kemudian umur 4 tahun operasi mata lagi untuk tiga kali,"tambahnya

Saat ini kata Sri, Riffa masih membutuhkan biaya untuk pengobatan lanjutan yang harus di lakukan ke Jakarta. Riffa harus menjalani kontrol rutin untuk pemulihan kesehatan Riffa. Disisi lain, kata Sri pihak Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya telah cukup banyak membantu perawatan. 

"Untuk sementara harus kontrol rutin ke Jakarta untuk bagian kelainan Jantung, sama rehab medis dan bagian gizi. Karena itu katanya ada gizi buruk, kemarin sempat di pasang NJT tapi di copot karena anaknya tidak mau pakai," ucapnya

Sementara itu, disampaikan oleh Sri bahwa secara latar belakang keluarga dirinya dalam kondisi kekurangan. Ia saat ini tinggal bersama dengan orangtua nya setelah pada 2015 lalu Ia berpisah dengan suaminya. Hal ini membuat Sri harus ekstra untuk merawat dan membiayai Riffa. 

"Saat ini Riffa harus menjalani operasi katarak kembali di jakarta, setelah itu ada sejumlah terapi yang seharusnya di ikuti secara terus menerus itu juga di jakarta, namun karena tidak ada biaya terapinya terhenti. Riffa juga saat ini membutuhkan alat pendengaran,"ungkapnya

Ia menyebutkan bahwa perawatan tersebut tidak di tanggung oleh BPJS, dan harus menggunakan biaya sendiri. Sementara saat ini, Sri hanya mengandalkan uang dari usaha kecil-kecilan dan usaha online yang Ia lakukan. 

"Karena kondisi riffa yang harus dalam pengawasan dan pengobatan rutin. 
alhamdulilah tahun ini riffa sudah masuk sekolah di SLB, ya saya yang jalan kaki buat ngantar riffa sekolah demi menghemat biaya, karena hampir setiap hari saya mengantar riffa sekolah jadi saya tidak bisa bekerja,"pungkasnya

Bagi masyarakat yang ingin membantu Riffa, bisa menghubungi ibunda Riffa melalui nomor hp 085298023910 atau melalui https://kitabisa.com/campaign/banturiffairfani

Baca juga: Diduga 3 Kali Selingkuh Dengan Istri Preman, Pria di Trenggalek Tewas Mengenaskan di Ladang Desa

Baca juga: Aplikasi Share Result (SR) Ganti Nama? Modusnya Tetap Investasi, Janjikan Keuntungan Harian

Baca juga: Wisata Jambi, Daftar 6 Spot Menarik, Kekinian dan Instagramable di Objek Wisata Danau Tangkas

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved