Breaking News:

Berita Tanjabbar

Karhutla di Depan Mata? Titik Api Mulai Muncul di Tanjabbar

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus melakukan koordinasi terkait dengan kewaspadaan kebakaran hutan dan lahan..

Samsul bahri
Hari ini, Senin (15/2/2021) Satgas Karhutla Kabupaten Tanjabbar melaksanakan rapat koordinasi terkait waspada Karhutla 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL-Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus melakukan koordinasi terkait dengan kewaspadaan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Tanjabbar.

Hari ini, Senin (15/2) Satgas Karhutla Kabupaten Tanjabbar melaksanakan rapat koordinasi terkait pelaksanaan tersebut. 

Rapat bersama dengan pihak provinsi ini membahas terkait dengan kesiapan untuk menghadapi musim panas.

Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjabbar, Agus Sanusi, Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro, Dandim 0419/ Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, Kepala BPBD Tanjabbar, Zulfikri. 

Dalam kesempatan ini, Zulfikri menyebutkan bahwa dalam satu bulan terakhir telah muncul beberapa titik api.

Disampaikannya bahwa titik api tersebut muncul dari kegiatan masyarakat yang masih terpantau melakukan 

"Tadi disampaikan oleh pihak BMKG bahwa kemungkinan kemarau itu pada Mei hingga Agustus. Jadi ada sekitar empat bulan lagi untuk kita melakukan rapat koordinasi persiapan untuk menetapkan status siaga darurat Karhutla," katanya

Lebih lanjut disampaikannya bahwa saat ini masih peluang ancaman banjir.

Oleh karena itu katanya kondisi saat ini hujan lebat dan ringan masih terjadi.

Meskipun demikian katanya soal persiapan dari tim telah dibentuk dan masih masif melakukan kegiatan pencegahan kebakaran. 

"Tim kita sudah ada, dari Pemkab, TNI, Polri termasuk regu pemadam dari perusahaan. Tinggal lagi mengklop kan untuk status," katanya

Soal titik api, disampaikan oleh Zulfikri bahwa berdasarkan pantauan dari titik api di wilayah Kabupaten Tanjabbar sudah muncul. 

Namun, titik api yang muncul berasal dari aktivitas masyarakat yang membakar biasa bukan lahan. 

"Sudah muncul beberapa titik api. Titik api muncul itu dari masyarakat bakar lahan biasa. Tapi tetap kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," pungkasnya.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved