Breaking News:

Sukandar Minta Masyarakat Bersabar, Berat Membangun Infrastruktur Imbas Covid-19

Sejumlah daerah termasuk Kabupaten Tebo, mendapat pemotongan anggaran yang salah satunya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Tribunjambi/Hendro Sandi
Bupati Tebo, Sukandar Selasa (9/2/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Sejumlah daerah termasuk Kabupaten Tebo, mendapat pemotongan anggaran yang salah satunya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Akibatnya, beberapa rencananya pembangunan pun tersendat.

Hal ini juga diakui Bupati Tebo, Sukandar. Dia mengungkapkan, beratnya membangun infrastruktur di tengah adanya dampak Covid-19 ini.

"Dengan berkurangnya transfer DAK sebesar Rp120 miliar, membangun infrastruktur di Kabupaten Tebo memang kita akui sangat berat," ungkap Sukandar, Selasa (9/2).

Sukandar pun mengatakan pihaknya telah melakukan efisiensi ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hasilnya APBD Kabupaten Tebo terkumpul dari efisiensi ini berkisar Rp106 miliar.

"Setelah efisiensi terkumpul lah di Dinas PU itu sekitar Rp106 miliar, itu belum termasuk DAK. DAK pun berkurang dari tahun sebelumnya. Kalau totalnya sekitar Rp115 miliar,” sebutnya.

Sukandar menjelaskan, rencana pembangunan infrastruktur jalan yang tidak jadi dilakukan di tahun 2020, akan dilanjutkan di tahun 2021 ini. Hal ini kata Sukandar, sesuai dengan kesepakatan bersama DPRD Tebo, melalui hasil Paripurna.

"Karena perencanaannya sudah dianggarkan, jadi tinggal pengerjaannya fisiknya saja. Kalau nanti diubah, nanti akan dua kali penganggaran perencanaan sama fisiknya," kata Sukandar.

Ia mengakui hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Tebo ada jalan yang rusak. Pembangunannya pun terhenti, dampak dari pemotongan anggaran akibat adanya pandemi Covid-19.

Sukandar memastikan, akan ada pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Tebo, untuk tahun 2021. Dia tak menyebutkan secara rinci, jalan mana saja yang akan menjadi fokus dan darurat untuk dibangun.

"Rencana pembangunan infrastruktur yang batal di tahun 2020, akan kita laksanakan di tahun 2021 ini," katanya.

Jalan mana yang akan menjadi fokus pembangunan di tahun ini? Sukandar menyatakan ada di setiap kecamatan.

"Semua kecamatan ada beberapa ruas jalan yang menurut kita harus urgen untuk dibangun," lanjutnya.

Dirinya pun minta masyarakat bersabar terkait pembangunan jalan yang saat ini memang terkendala atas adanya pandemi ini.

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved