Breaking News:

Femalenial

Arti Imlek di Masa Pandemi Covid-19 Bagi Christina Milenial Jambi: Dijadikan untuk Saling Mendoakan

Dimana perayaan tahun ini harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker.

ist
Christina Milenial Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hari Raya Imlek 2572 tahun ini, sedikit berbeda dari sebelumnya. Pasalnya, dirayakan di tengah wabah pandemi Covid-19.

Dimana perayaan tahun ini harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker.

Tembat ibadah yang biasanya dipenuhi masyarakat Tionghoa untuk beribadah, tahun ini tidak seramai sebelumnya. Meski begitu tidak mengurangi kekhusyukan beribadah.

Baca juga: Mobil Baru Rp 100 Jutaan Februari 2021 - Honda Brio, Toyota Agya Calya, Daihatsu Ayla Sigra, Renault

Baca juga: Bedah Buku Cahaya dari Pesantren akan Digelar Gramedia Jambi

Baca juga: Maulana Bakal Hadiri Pemberian Piala Bergilir Wakil Wali Kota Kontes Ikan Cupang Gramedia Jambi

Menurut Christina mahasiswa Nanjing Universitas yang kerap disapa Tina, perayaan hari raya Imlek tahun ini sedikit berbeda dari sebelumnya, ini juga faktor hari raya ditengah pandemi covid-19.

"Perayaan hari raya Imlek tahun ini memang sedikit berbeda, biasanya pas hari raya tempat ibadah ramai di datangi untuk beribadah, sedangkan tahun ini tidak karena harus menerapkan protokol yang ketat dan ada juga yang tutup," jelas Christina.

Pada momen perayaan hari raya Imlek, juga dijadikan momen berkumpul keluarga besar, tidak jarang juga keluarga yang dari luar kota datang untuk berkumpul.

"Selain itu juga, biasanya hari raya Imlek keluarga-keluarga jauh datang berkunjung dan berkumpul, sedangkan tahun ini untuk berkumpul sangat sulit sekali, dan yang berkumpul hanya yang tinggal nya dalam satu kota," tambahnya.

Meskipun perayaan hari raya tahun ini tidak semeriah tahun sebelumnya, suka cita dalam beribadah tidak berkurang sama sekali, hari raya tahun ini juga dijadikan untuk saling mendoakan, khususnya berdoa agar pandemi segera berakhir.

"Meskipun perayaan hari raya tahun ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, tapi tidak mengurangi rasa khitmad dalam beribadah, dan juga momen hari raya ini kita berdoa agar wabah pandemi segera berakhir," tutupnya.

Penulis: Ade Setyawati
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved