Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Angin Kencang & Ombak Tinggi di Perairan Tanjabtim Bikin Nelayan Takut Melaut, Harga Ikan Jadi Naik

Sejak beberapa pekan terakhir, kondisi gelombang dan angin di perairan Tanjab Timur kurang bersahabat bagi para nelayan. 

tribunjambi/abdullah usman
Jemuran ikan asin dipinggiran dermaga Kampung Laut sepi. Biasanya banyak pedagang dan jemuran ikan asin berjejer di lokasi tersebut. Angin Kencang & Ombak Tinggi di Perairan Tanjabtim Bikin Nelayan Takut Melaut, Harga Ikan Jadi Naik 

Angin Kencang & Ombak Tinggi di Perairan Tanjab Timur Bikin Nelayan Takut Melaut, Harga Ikan Jadi Naik

Laporan wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kondisi ombak tinggi dan angin kencang di perairan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, berdampak pada hasil tangkapan dan nilai jual ikan di pasaran.

Sejak beberapa pekan terakhir, kondisi gelombang dan angin di perairan Tanjab Timur kurang bersahabat bagi para nelayan. 

Tidak sedikit nelayan urung melaut untuk menjala ikan, dengan kondisi tersebut berimbas pada harga jual ikan termasuk ikan kering (ikan asin) di pasar Kelurahan Kampung laut.

BONGKAR Sifat Asli Lewat Primbon Jawa, Kelahiran Februari 1993 Dikupas Habis Wataknya Sesuai Weton

Temuan BPK di Sejumlah di Merangin Lebih Rp 2 Miliar, Kejari Merangin Akan Tagih Kepada Rekanan

Mari Dicoba, Roti Bakar Abah Kumis Hadirkan Rasa dan Kemasan yang Inovatif

Dikatakan Susi (32) pedagang ikan asin di Kampung Laut, hampir sepekan terakhir pasokan ikan dari para nelayan terbilang kurang. 

"Sudah beberapo hari inilah pasokan ikan kurang, selain tangkapan nelayan bekurang jugo ikannyo susah sekarang ini," ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut dikarenakan faktor alam yang kurang bersahabat, terutama di wilayah laut.

Perairan Tanjab Timur dilihat dari dermaga Kampung Laut.
Perairan Tanjab Timur dilihat dari dermaga Kampung Laut. (tribunjambi/abdullah usman)

Di mana saat ini selain ombak cukup tinggi dan ganas juga tiupan angin cukup kencang.

"Jadi faktor gelombang dan angin tadilah yang menjadi sebab tangkapan ikan berkurang, tambahnya.

Dikatakannya, saat ini harga ikan asin naik Rp 2-5 ribu per kilonya, kenaikan tersebut sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Ucapan Selamat dari Arya Saloka untuk Sinetron Tukang Ojek Pengkolan yang Raih Rekor MURI

Berjualan Gorengan di Kota Jambi Masih Menjadi Primadona Pelaku UMKM

Putri Ariel NOAH Sudah Tubuh Jadi Wanita Dewasa, Doa Alleia Irham Buat Sang Ayah Jadi Sorotan

"Apalagi jika ikan asin untuk jenis ikan tertentu harganya bisa jauh tinggi, karena ikan memang lagi susah," bebernya

"Biasanya di jemuran itu banyak ikan yang dikeringkan sekarang kosongkan," pungkasnya sembari menunjuk lokasi yang dimaksud. 

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved