Penjualan Pernak Pernik Imlek di Kota Jambi Mengalami Penurunan Omzet Karena Covid-19
Edi, pengelola mini market Pulo Mas Jaya, yang berada di kawasan Jelutung, Kota Jambi mengaku mengalami penurunan omzet.
Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menyambut Tahun Baru Imlek 2572, penjualan pernak pernik Imlek mengalami penurunan.
Edi, pengelola mini market Pulo Mas Jaya, yang berada di kawasan Jelutung, Kota Jambi mengaku mengalami penurunan omzet.
"Kalau untuk peralatan sembahyang sepertinya masih sama. Hanya saja untuk perlengkapan seperti angpao, buah-buahan, parsel, dan sejenisnya itu agak menurun," ujarnya, Kamis (11/2/2021).
• Dampak Pandemi, Jelang Imlek Permintaan Mie Panjang dan Pangsit di Pasar Angso Duo Menurun
• VIDEO Viral Video Seorang Pria Mirip Artis Chef Juna, Ternyata Ini Sosok Aslinya
• Tanaman Pengendali Gula Darah Alami - Brotowali, Buah Duwet, Kemangi
Karena pada masa pandemi Covid-19 ini, dirinya pun telah mengantisipasi menurunnya permintaan yakni dengan mengurangi suplai barang dari Pulau Jawa.
"Karena pandemi, kami mengantisipasi dengan menurunkan jumlah suplai barang dari Pulau Jawa. Mengingat juga aktivitas perayaan Imlek juga dibatasi," jelasnya.
Edi mengatakan, saat sebelum pandemi, setiap menjelanh Imlek masyarakat banyak membeli pernak-pernik di toko yanh dikelolanya ini.
"Dulu sebelum pandemi ramai yang datang. Sampai stok barang habis, terutama seperti jeruk dan untuk bahan parsel lainnya," katanya.
"Tahun ini malah banyak sisa. Ya perkiraan adalah 50 persen penurunan omzet dari Imlek sebelum-sebelumnya," pungkasnya.