WHO Telah Temukan Bukti Asal Usul Virus Corona di Wuhan

Tim WHO juga sudah berbicara dan menyelidiki langsung di laboratorium Wuhan. Tim ahli Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) yang menyelidiki asal-usul Vir

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Hendro sandi
Ilustrasi. Virus corona 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebelumnya, asal mula virus penyebab Covid-19 ini menjadi perdebatan dunia.

Amerika Serikat misalnya, bersikukuh mengatakan Virus Corona dibiakkan di laboratorium Wuhan.

Sementara, China menyebut virus mematikan ini berasal dari kelelawar di pasar Wuhan.

Kini, tim dari Organisasi Kesehatan Dunia sudah mengumpulkan bukti-bukti asal Virus Corona.

Tim WHO juga sudah berbicara dan menyelidiki langsung di laboratorium Wuhan.
Tim ahli Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) yang menyelidiki asal-usul Virus Corona di Wuhan telah diberi akses tidak terbatas dalam upaya mereka untuk menemukan bagaimana pandemi dimulai.

Ucapan Rhoma Irama Saat Anaknya Terlibat Kasus Narkoba Kedua Kalinya : Papa Cuma Bantu doa Saja

Diduga Sindir Aurel Hermansyah, ini Lontaran Kata yang di Unggah Mantan Pacar Atta Halilintar

10 Fakta-fakta Unik Jambi yang Menarik, Mulai dari Plat Kendaraan Hingga Candi Terbesar di Dunia

Tim yang mencoba mencari tahu penyebab Virus Corona - yang telah menewaskan lebih dari 2 juta orang di seluruh dunia dalam 12 bulan terakhir - akan melaporkan temuannya akhir pekan ini.

Dilansir Mirror, ahli zoologi Inggris Peter Daszak mengatakan kepada CNN bahwa tim penyelidiknya telah menyerahkan daftar tempat untuk dikunjungi dan orang untuk diajak bicara.

Mereka juga tidak mendapat tentangan dari pihak berwenang China.

Ia menambahkan bahwa bukti telah ditemukan tentang asal-usul virus dan kini bukti itu sedang "disatukan".

Ia berkata, "Kami tidak menjadi nakal di sini, kami berbicara dengan tuan rumah kami."

"Kami berada di negara asing, kami adalah tamu China sekarang."

"Ini adalah pendekatan ilmiah yang kolaboratif dan bagus untuk memahami lebih banyak tentang asal-usul Covid."

Ketika ditanya apakah mungkin virus itu direkayasa dari dalam laboratorium Institut Virologi Wuhan, Daszak menjawab, "Tidak ada bukti sama sekali."

"Tetapi itu adalah sesuatu yang kami bicarakan dengan orang-orang di laboratorium Wuhan."

"Kami mendapatkan jawaban yang sangat bagus dan jujur dan terus terang, informatif, karena mereka sendirilah yang mengemukakan hal ini."

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved