Breaking News:

Campus Blitz

Tips Mahasiswi Cantik FH Unja, Cara Mendapat Nilai Bagus Meski Aktif Berkegiatan

Ia juga mengatakan, ketika belajar online kita lebih pasif dari belajar ofline kita hanya menerima belajar online yang sudah jelas kurang efektif

Ade setyawati
Friska S Purba yang kerap disapa Jannah, Mahasiswa Fakultas Hukum yang juga aktif berkegiatan di BEM Fakultas Hukum Universitas Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Jambi membagikan tips tetap mendapat nilai baik meskipun aktif berkegiatan.

Hampir seluruh mahasiswa memiliki kesibukan diluar kesibukan belajar formal, seperti berkegiatan ikut organisasi maupun aktif di kepanitiaan.

Seperti mahasiswa Universitas Jambi satu ini, yang bernama Jannah Friska S Purba yang kerap disapa Jannah, Mahasiswa Fakultas Hukum yang juga aktif berkegiatan di BEM Fakultas Hukum Universitas Jambi.

Dalam BEM FH Unja ia juga aktif di kepanitiaan seperti edah buku, leadership camp dan Dies Natalis Fakultas Hukum Universitas Jambi.

Kegiatan kepanitiaan yang ia ikuti cukup menguras waktu dan tenaga, belum lagi ia juga aktif dan rutin menulis blog dan membuka trifting.

Ia tidak merasa kesulitan saat belajar online tetapi ia cukup kesulitan sebelum belajar online karena banyaknya kegiatan yang ia ikuti dan kerjakan.

"Untuk membagi waktu sebelum pandemi memang agak sulit, sekarang tidak sulit karena ditengah pandemi seperti sekarang semua bisa di selesaikan melalui online, sebelumya kan tidak bisa online," jelas Jannah.

Dan ia membagikan beberapa tipsnya agar semua berjalan lancar tanpa harus mengorban salah satu kegiatannya diantaranya ialah membuat planner.

"Tips ala aku agar semua berjalan lancar tanpa kendala itu, pertama catat apa aja yang dilakukan dalam satu hari atau dalam satu minggu kedepan, kalau aku pakai planner, di planner itu kita tentukan mana yang paling penting ditulis dulu, karena mahasiswa tentu belajar yang penting jadi belajar online di tulis dulu setelahnya mengikuti kegiatan lain yang menyesuaikan tanpa harus mengorbankan kegiatan-kegiatan lainnya," ucapnya.

Setelah membuat planner yang dibutuhkan agar jadwal tertata rapi, hal-hal lain juga perlu diperhatikan agar nilai tetap bagus baik belajar ofline maupun online.

"Yang pasti harus kuasai materi dulu, kemudian kenali tipe dosen yang pasti yang  sedang berhadapam dengan kita karena setiap dosen berbeda-beda, jangan lupa kenali tipe ujiannya seperti apa, dan ini sangat penting," tambahnya.

Tidak ada perbedaan antara belajar online dan ofline, antara kedia metode tersebut mahasiswa juga harus lebih aktif mencari literasi, karena dosen mengajar juga berbatas.

"Sebenarnya belajar online dan ofline itu sama saja, yang membedakan hanya caranya saja, baik belajar online maupun ofline jangan jadikan materi dosen yang disampaikan saat pembelajaran dijadikan bahan belajar utama, karena pertemuan pembelajaran sama dosen itu tidak lama dan kurang lebih hanya 16 pertemuan, belum lagi jika dosen berhalangan masuk," tutupnya.

Ia juga mengatakan, ketika belajar online kita lebih pasif dari belajar ofline kita hanya menerima belajar online yang sudah jelas kurang efektif, dan kita semakin asik dirumah nyantai, malas membaca dan malas mencari literasi dan terkadang kita hanya menyalahkan dosen dengan sistem pembelajaran, disituasi  ini kita haris saling memahami, dosen telah melakukan yang terbaik dan mahasiswa juga harus lebih aktif dalam mencari bahan belajar dan literasi, agar pembelajaran online bisa berjalan bagaimana semestinya.

Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Mendominasi Kasus Anak di Tanjabbar

Masyarakat Batanghari Ajukan Pembangunan Jalan Produksi 36.7 Km, Dana Tersedia untuk 4 Kilometer

Sekda Kukuhkan Pengurus Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi Jambi Periode 2020-2023

Penulis: Ade Setyawati
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved