Breaking News:

Misteri Angka 13 dan 18 di Hotel dan Gedung Tinggi, Benarkah Lekat dengan Kematian?

Banyak sekali hotel atau gedung pencakar langit yang tidak menampilkan angka 4 dan 13 dalam tombol lift. Tombol itu umumnya terdiri dari satu, dua, ti

Freepik
Ilustrasi tombol lift 

TRIBUNJAMBI.COM - Banyak sekali hotel atau gedung pencakar langit yang tidak menampilkan angka 4 dan 13 dalam tombol lift. Tombol itu umumnya terdiri dari satu, dua, tiga, lima, enam, tujuh, dan seterusnya.

Hal itu diaplikasikan oleh masyarakat yang berkiblat pada budaya Tionghoa memiliki kepercayaan soal Fengshui.

Menurut Marketing Communication Hotel Horison Ultima Palembang, Pricilia WFS, angka empat itu kakinya satu, kalau dipikir menggunakan logika itu hal yang tak seimbang.

Selain itu pelafalan bahasa China, angka empat dibaca shi yang bisa diartikan ''mati''.

Ilustrasi tombol lift
Ilustrasi tombol lift (Freepik)

"Beda lagi dengan pelafalan bahasa Jepang, empat justru bermakna kesedihan, namun sama-sama buruk. Jadi, karena hal-hal itulah, angka empat dianggap tabu untuk digunakan karena ditengarai tidak membawa keberuntungan," ujarnya seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Selain diterapkan di hotel atau gedung, angka tersebut juga menjadi pertimbangan seseorang ketika membeli rumah.

TNBD Mencoba Memadukan Kearifan Lokal Orang Rimba Dengan Aturan Negara

Akui Dekat dengan Karen Nijsen, Gading Marten Sebut Kelebihan Sang Model yang Terpaut 20 Tahun

Fengshui ini biasa menjadi pedoman atau patokan untuk membangun dan menata rumah.

Pada prinsipnya Fengshui bertujuan untuk menyeimbangkan semua elemen agar dapat tercipta energi positif di dalam rumah tersebut.

Namun, tak sedikit masyarakat yang menganggap hal itu hanya mitos belaka.

Master of Fengshui Art Indonesia Yohan Suyanha mengatakan idak ada pengaruh atas angka tersebut, apalagi efek buruk terhadap penghuninya.

“Semua angka baik tergantung cara kita memandangnya. Enggak ada angka jelek, kalau angka 4 dan 13 angka jelek, kenapa masih ada angka 4 dan 13 sampai sekarang. Itu mitos saja,” kata Yohan. (Sonora) 

Editor: Suci Rahayu PK
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved