Breaking News:

Berita Jambi

Jadi Langganan Macet, Begini Penanganan Simpang Sijenjang Yang Dilakukan BPJN Wilayah Jambi

Kementrian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi akan tangani perempatan Simpang Sijenjang Kota Jambi

Penulis: Zulkipli | Editor: Rahimin
Istimewa
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi akan tanganiperempatan Simpang Sijenjang, Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kerap terjadi kemacetan di waktu-waktu tertentu, Kementrian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi akan tangani perempatan Simpang Sijenjang, Kota Jambi.

Simpang Sijenjang ini merupakan simpang yang memiliki peranan strategis karena mempertemukan ruas jalan nasional yang menghubungkan ke berbagai pusat-pusat kegiatan nasional. Di antaranya menghubungkan Kota Jambi ke Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Muaro Jambi serta sebagai akses menuju ke Pelabuhan Talang Duku dan Pelabuhan Muara Sabak.

Misteri Pemilik Cincin Kawin Emas di Jari Manis Korban Sriwijaya Air: Jangan Sampai Ngaku-ngaku 

Siapa Sosok Juragan Karpet, Sponsori Pernikahan Atta dan Aurel Tunai Rp 30 Miliar, Bukan Orang Biasa

Bahaya 19 Kader FPI jadi Teroris JAD, Anak Pasutri Bom Bunuh Diri Filipina Ditangkap, Rizieq Shihab?

Simpang yang mempertemukan ruas jalan nasional jalan Yos Sudarso – jalan Batanghari II – jalan Pelabuhan Talang Duku dan jalan Lingkar Timur II tersebut saat ini dinilai belum ideal. Karena berbagai faktor, diantaranya tidak adanya akses belok kiri langsung yang dapat memperpanjang antrian kendaraan yang melintas.

Kemudian minimnya jarak panjang yang dapat mempengaruhi tingkat keselamatan lalu lintas. Di simpang tersebut juga masih terdapat permasalahan genangan air yang sering muncul pasca turunnya hujan, yang diakibatkan karena saluran eksisting yang sudah tidak berfungsi optimal. 

Satker Wilayah I Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi Andre SahatTua Sirait, ST, MT saat diwawancarai Tribunjambi.com Senin (1/2/2021) lalu mengatakan, sejak pertengahan bulan November 2020, Simpang Sijenjang merupakan bagian dari penanganan paket kontraktual Preservasi Jalan Batanghari II – Zona V yang dilaksanakan secara multiyears (MYC) Tahun Anggaran 2020-2022 oleh Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jambi melalui Penyedia Jasa PT. Nindya Karya (Persero).

Andi Mallarangeng Singgung Pak Lurah Setuju Soal Isu Kudeta AHY,Ruhut Sedih: Kader Demokrat Kok Halu

Umi Kalsum Jatuh Sakit? Hati Istri Abdul Rozak Hancur Imbas Ayu Ting Ting dan Adit Batal Nikah

4 Amalan Sunah Hari Jumat, Waktu Berdoa Mustajab dan Manfaat Sedekah Subuh Menurut Syekh Ali Jaber  

Dijelaskan Andre, Beberapa target penanganan yang akan dilaksanakan pada simpang tersebut diantaranya bertujuan menambah kapasitas simpang dengan melakukan pelebaran jalan untuk akses belok kiri langsung, sehingga kendaraan yang akan belok kiri tidak harus menunggu antrian dari kendaraan yang akan lurus.

Kemudian membangun sarana pejalan kaki untuk meningkatkan tingkat keselamatan pejalan kaki di sekitar simpang, serta mengatasi permasalahan banjir dengan menata kembali sistem drainase yang sudah tidak berfungsi.

"Untuk menata simpang sesuai dengan kebutuhan desain, tentunya diperlukan lahan yang cukup, sehingga beberapa bangunan dan utilitas (tiang listrik, jaringan kabel pelayanan publik) dan sebagainya perlu ditata juga. Penataan simpang tersebut akan ada dampak yang ditimbulkan terutama yang menyangkut lahan dan relokasi utilitas, sehingga diperlukan koordinasi yang intens kepada Pemerintah Daerah, pemilik utilitas dan tentunya sosialisasi ke masyarakat setempat," jelasnya.

Cara Milen Cyrus Salat Pakai Sarung Bikin Heboh di Masjid: Bapak-bapak Kadang Suka Rumpi!

Cara Mengganti Sertifikat Tanah Menjadi Sertifikat Elektronik, Lengkapi Validasi Data & Ukuran Tanah

Ayu Ting Ting Menangis Sampai Diantar Abdul Rozak dan Umi Kalsum Pulang Usai Batalkan Pernikahannya

Dia menambahkan, Kementerian PUPR meminta dukungan kepada Pemerintah Kota Jambi, pemilik utilitas, serta masyarakat Kota Jambi, khususnya yang berada di kawasan sekitar simpang, agar pekerjaan penataan Simpang Sijenjang berjalan lancar dan tepat waktu. 

"Selain meningkatkan fungsi simpang yang lebih berkeselamatan baik dari sisi pengendara dan pejalan kaki, penataan tersebut juga dapat menambah nilai estetika dari dan menuju ke Kota Jambi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved