Ternyata Ini Kerjaan Para Wanita saat Pria-pria Bangun Candi Borobudur, Benarkah Badan Besar-besar
Bagaimana manusia di zaman itu bisa membangun Candi Borobudur, caranya? Apakah orang zaman dulu berbadan besar hingga kuat mengangkat batu
TRIBUNJAMBI.COM - Batuan berjuta-juta ton itu menyusun bangunan Candi Borobudur dengan rapi.
Bentuknya simetris dan kokoh, hingga terkenal ke seluruh penjuru dunia.
Namun, di balik itu, ada pertanyaan yang sulit dijawab.
Bagaimana manusia dan teknologi di zaman itu bisa membangun, caranya?
Apakah orang zaman dulu berbadan besar sehingga kuat mengangkat batu?
Diukur dengan bangunan di zaman modern, tinggi Candi Borobudur sekira bangunan 10 lantai.
Yang membedakan, jelas material batuan yang menyusunnya.
Baca juga: Tertangkap Kamera Pria Baju Putih di Foto Kuno Candi Borobudur 1907, Berdiri di Serakan Batu Besar
Candi itu dibangun sekira pada abad ke-9.
Pada zaman itu belum ada alat buldozer untuk meratakan tanah dan belum ada truk untuk mengangkut batuan.
Alat crane untuk mengerek batu ke atas pun belum ada.
Lalu Bagaimana Candi Borobudur dibuat?
Dilansir dari intisari online, Candi Borobudur dibangun menggunakan peralatan sederhana, seperti palu dan pengungkit.
Kendaraan yang ada hanyalah cikar atau pedati (gerobak yang ditarik dengan sapi).
Karena hanya ada alat sederhana, maka batu-batu yang besar dan berat pun harus ditarik pelan-pelan.
Disusun satu per satu sampai menjulang tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/foto-lawas-candi-borobudur.jpg)