Breaking News:

Berita Muarojambi

Wisata Danau Tangkas Belum Lama Ini Diresmikan, Mampu Meraup PAD Desa Mencapai Ratusan Juta

Saat diketahui wisata Danau Tangkas ini yang diresmikan oleh Bupati Muarojambi Masnah Busro pada tahun 2018 lalu diinisiasi oleh seorang kepala desany

Tribunjambi/Hasbi
Wisata Danau Tangkas Belum Lama Ini Diresmikan 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Wisata Danau Tangkas berlokasi di Desa Tanjung Lanjut, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi sudah berdiri sejak tahun 2017 lalu, kini sudah ramai dikunjungi wisatawan.

Saat diketahui wisata Danau Tangkas ini yang diresmikan oleh Bupati Muarojambi Masnah Busro pada tahun 2018 lalu diinisiasi oleh seorang kepala desanya.

Seperti yang diceritakan oleh Kepala Desa Tanjung Lanjut Edi Sugito awalnya danau ini lahan milik masyarakat yang telah dikembangkan secara swadaya oleh masyarakat menggunakan dana desa.

Baca juga: Tahun Ini Ada 16 Paket Pengadaan Barang dan Jasa di ULP Sarolangun

Baca juga: Live Streaming Ikatan Cinta Malam Ini 1 Februari 2021, Andin Agak Depresi hingga Al Minta Cerai?

Baca juga: Kasus Covid-19 di Batanghari Bertambah, 19 Orang Positif dari Tracking Kontak

Wisata ini juga dikelola oleh BUMDES Tanjung Jaya Mandiri Desa Tanjung Lanjut dibiayai oleh dana desa sebanyak Rp875 juta dari awal proses pembuatan hingga melengkapi fasilitas yang tersedia.

Tak ayal wisata danau tangkas ini memiliki lahan 400 hektar yang yang ditumbuhi oleh pohon endemik kayu Putat, jambu air, dan tanaman menyerupai kayu bakau ini disulap menjadi wisata alam seperti amazone.

Dalam pengembangan wisata ini tidak memerlukan biaya banyak untuk menciptakan keindahan dan kenyamanan para pengunjung berliburan disana.

"Alhamdulillah berkat swadaya masyarakat kita, akhirnya pengembangan wisata ini bisa terwujud dan banyak dikunjungi oleh wisatawan,lokal Jambi dan pengunjung di luar Jambi,"kata Edi Sugito, Senin (1/2/2021).

Ia juga mengatakan wisata danau tangkas ini, tiap hari bisa mencapai 50-54 orang pengunjung dan belum termasuk hari libur besar hingga bisa mencapai 300 orang.

Kesuksesan wisata danau tangkas ini tidak hanya mampu menarik pengunjung namun juga berhasil meraup pendapatan asli desa nya hingga mencapai 324 juta pertahun.

"Pada tahun 2020 lalu untuk pendapatan asli desa kita mencapai Rp324 juta, dari pendapatan ini sudah termasuk segala biaya operasional, gaji pengelolaan dan sebagainya,"ungkap Edi Sugito.

Ia juga menceritakan, saat ini pengembangan wisata danau tangkas baru terealisasi 20 persen, mereka juga akan terus lakukan pengembangan hingga mencapai 100 persen dan masih banyak pengembang yang akan dilakukan.

Dalam pengembangan kedepan, mereka akan melibatkan masyarakat maupun anak muda desa Tanjung Lanjut untuk ikut berkontribusi, agar bisa meningkatkan spot-spot wisata dengan harapan nya bisa dikunjungi lebih ramai dan juga bisa meningkatkan secara ekonomi masyarakatnya.

"Kita belum terpikir ajak investor ataupun pihak ketiga untuk ikut mengelola, kita akan ajak anak muda di Desa kita jadi investornya, contohnya mereka bisa penyedia fasilitas, dan permainan di wisata ini, seperti sediakan petahu, serta permainan lainnya,"ungkap Edi Sugito.

Fasilitas yang tersedia di Danau Tangkas ini memiliki dermaga, speed boat, bebek dayung, banana boat, donat boat, pendopo, MCK, lokasi camping, serta perahu tradisional untuk menyusuri hutan liontin.

Menikmati fasilitas Danau Tangkas ini, biaya nya cukup hemat di kantong, hanya Rp28 ribu bisa menikmati fasilitas ini,sudah termasuk parkir dan biaya jemput menggunakan speed boot ke Pulau Tepus.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved