Breaking News:

Mahasiswi Karang Cerita Penculikan Dirinya, Minta Tebusan Rp 60 Juta, Ini Alasannya

Namun belakangan terkuak ternyata kasus penculikan dan penyekapan mahasiswi itu hanya bohong belaka alias cerita yang sengaja dibuat sang mahasiswi.

Shutterstock
Ilustrasi penculikan 

TRIBUNJAMBI.COM - Ini terjadi di Karawang, tepatnya di Dusun Kaumjaya, Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat,.

Polisi mencoba menyelamatkan mahasiswi tersebut yang dalam kondisi lemas dan menangis.

Bahkan dikabarkan keluarga mahasiswi itu sempat dimintai tebusan uang sebesar Rp 60 juta oleh pelaku penculikan dan penyekapan.

Namun belakangan terkuak ternyata kasus penculikan dan penyekapan mahasiswi itu hanya bohong belaka alias cerita yang sengaja dibuat sang mahasiswi.

Baca juga: Harga HP Oppo Februari 2021 - Termurah Series A Mulai Rp 1 Jutaan, Oppo A52 Rp 2 Jutaan

Baca juga: Satresnarkoba Polres Tebo Amankan Pelaku Narkoba dan Barang Bukti di Bungo

Baca juga: BKKBN Provinsi Jambi: Asupan Gizi Anak dan Keluarga Harus Lengkap untuk Cegah Stunting

Mahasiswi berinisial SAD (24), asal Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi tersebut membuat cerita penculikan dan penyekapan karena dirinya terlilit utang.

Berikut kisahnya seperti dikutip dari Tribun Jabar.

Mahasiswi SAD dikabarkan diculik dan disekap di sebuah bangunan dua lantai.

Bangunan tersebut terdiri dari beberapa kamar indekos untuk perempuan dan laki-laki yang terletak tak jauh dari kampus Unsika.

"Tadi memang katanya ada polisi menyelamatkan mahasiswi yang disekap," ucap Kepala Dusun Kaumjaya, Dadan Mulyana (35), kepada Tribun Jabar, Sabtu (30/1/2021).

Dadan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di RT 5, Dusun Kaumjaya.

Halaman
1234
Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved