Breaking News:

Berita Kota Jambi

Sabu Dibarter Dengan Ganja, Pengakuan Disampaikan Dalam Sidang

Ade didakwa sebagai mana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika

Dedi nurdin
Ilustrasi sidang 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jambi hadirkan dua orang saksi dalam persidangan kasus dugaan tindak pidana penyalah gunaan narkotika jenis sabu dengan terdakwa Ade Irma Firmansyah, Kamis (28/1/2021). 

Para saksi yang dihadirkan adalah saksi penangkap dari Ditresnarkoba Polda Jambi. Dalam persidangan itu, kedua saksi menerangkan mengenai penangkapan terhadap terdakwa Ade Irma. 

Kamis (16/8/2020) lalu, berawal dari laporan warga yang diterima aparat kepolisian mengena aktifitas pengedaran narkotika jenis sabu di kediaman terdakwa. Lokasinya berada di Jalan Amin Aini, Kelurahan Legok, Kecamatan Pulau Pandan, Kota Jambi. 

Saat dilakukan penggerebenkan dikediaman Ade, polisi menemukan satu linting ganja. Terdakwa sendiri ditangkap saat sedang bersantai di depan rumahnya. 

Setelah dilakukan pemeriksaan polisi akhirnya menemukan dua bungkus plastik bening narkotika jenis sabu yang ditemukan dalam bungkusan rokok. 

"Ketemu dirumahnya, awalnya ditemukan ganja. Setelah diperiksa ditemukan dua paket kecil sabu dalam kotak rokok," kata saksi Arie. 

 Dihadapan majelis hakim, terdakwa Ade mengaku kalau narkotika jenis sabu dan ganja tersebut miliknya. Paket sabu itu dibeli dari seseorang untuk dijual kembali. 

"Ganja barter dengan sabu, untuk pakai sendiri," kata terdakwa. 

Ade mengaku hanya bekerja dengan upah 50 ribu satu paket yang ia jual.

Hasil penjualan ditransfer ke rekening rekannya yang masih dalam pengejaran polisi. 

Ade didakwa sebagai mana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Junto Pasal 132 (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. 

Atau dakwaan kedua diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika  Jo. Pasal 132 (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. 

Atau dakwaan ketiga diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (Dedy Nurdin

Baca juga: 11 Macam Sholawat Nabi - Ada Yang Panjang dan Pendek dan Bisa Diamalkan

Baca juga: VIDEO: Fakta-fakta Viralnya Surat Cinta Eiger untuk Youtuber Dian Widiyanarko, Jangan Kaget

Baca juga: Tidak Main-Main Berantas Kendaraan Odol, Kemenhub Langsung Potong Body Kendaraan di Jambi

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved