Sinetron Ikatan Cinta terancam Distop, Arya Saloka Sampai Himbau dengan Tegas Hal Ini, Ada Apa?

Walau pada dasarnya kesalahan ada pada masyarakat yang ngotot berkerumun demi menyaksikan syuting Ikatan Cinta

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Ist
Sinetron Ikatan Cinta terancam tak tayang gara-gara melanggar prokes Covid-19 

Diberitakan sebelumnya, kerumuan massa saat syuting sinetron Ikatan Cinta di Gunung Geulis, Kabupaten Bogor heboh di media sosial.

Selama proses syuting, terjadi kerumunan massa yang seharusnya dihindari di tengah pandemi Covid-19 demi mencegah penularan virus corona.

Kerumunan ini dinilai melanggar Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali yang diberlakukan.

AKBP Harun mengatakan bahwa kerumunan yang terjadi di tengah proses syuting tersebut merupakan kerumunan warga.

Baca juga: Full Kode Redeem Free Fire Hari Ini 28 Januari 2021, Klaim Bisa Dapat Skin Permanen hingga Diamond

Para warga ini ramai-ramai menonton proses syuting sinetron Ikatan Cinta sampai berkerumun.

"Kita nanti koordinasi dengan Satpol PP, akan kita tertibkan," kata AKBP Harun saat ditemui TribunnewsBogor.com di Mapolres Bogor, Rabu (27/1/2021).

Dia menjelaskan bahwa potensi kerumunan warga di sekitar lokasi syuting ini sudah terlihat selama 3 bulan terakhir.

Pihaknya pun sudah berupaya agar warga tidak berkerumun termasuk upaya pihak Production House (PH) yang menggelar syuting itu.

"Ini kan sudah hampir 3 bulanan kalau gak salah dan ini sudah kita lakukan upaya-upaya juga. Dari pihak manajemen juga sudah dipasang penutup, biar warga gak lihat, kerumunan ini kan warga-warga ini," pungkas Harun.

Dibubarkan Petugas

Kerumunan warga ini rupanya sudah berkali-kali dibubarkan aparat karena adanya larangan berkerumun di tangah pandemi.

Seperti video singkat dari Polsek Megamendung yang diterima TribunnewsBogor.com, polisi berupaya membubarkan kerumunan warga di sekitar lokasi syuting.

Video kerumunan warga di sekitar lokasi syuting sinetron Ikatan Cinta tersebut diambil pada 17 Januari 2021 lalu.

Dalam video tersebut terlihat warga mulai dari anak-anak hingga dewasa berkumpul di depan pintu gerbang masuk menuju lokasi syuting.

"Silahkan saya imbau siapa pun yang ada di sini membubarkan diri, sayangi anak-anaknya, sekarang masa Covid-19," kata petugas saat membubarkan massa dalam video tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved