Risma Mendadak Jadi Sorotan, Pilkada DKI Jakarta 2022 Bakal Panas Karena PDIP, Nasib Anies Terancam!
Pilkada DKI Jakarta pada 2022 bakal seru, karena PDIP mengaku telah memiliki calon kuat untuk menantang Anies Baswedan yang dikabarkan bakal maju lagi
Risma Mendadak Jadi Sorotan, Pilkada DKI Jakarta 2022 Bakal Panas Karena PDIP, Nasib Anies Terancam!
TRIBUNJAMBI.COM - Pilkada DKI Jakarta pada 2022 bakal seru, karena PDIP mengaku telah memiliki calon kuat untuk menantang Anies Baswedan yang dikabarkan bakal maju kembali.
Revisi UU Pemilu tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan politisi Tanah Air, terutama di Pilkada DKI Jakarta 2022.
DPR RI saat ini sedang membahas Revisi UU Pemilu dengan maksud menormalisasi pelaksanaannya.
Disebutkan dalam draf RUU itu, daerah yang pada tahun 2017 melangsungkan pilkada, maka dijadwalkan menggelarnya lagi di tahun 2022.
Sedangkan daerah yang melakukan pemilihan pada 2018, dijadwalkan menggelar pilkada pada 2023.
Baca juga: Anies Ditinggal Gerindra, Sinyal Risma Bakal Jadi Gubernur DKI? Riza Patria Buru-buru Klarifikasi
Baca juga: Denny Siregar Gelagapan Saat Dipaksa Bicara Soal Korupsi Bansos Juliari Batubara, Ada Apa?
Baca juga: Wishnutama Semringah Dapat Jabatan Penting Ini di Telkomsel, Sempat Ditendang dari Menteri Jokowi
Berkenaan dengan hal ini, PDI Perjuangan (PDIP) DKI Jakarta disebut telah mempunyai sosok yang akan didorong maju dalam kontestasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Mengingat Pilgub DKI digelar pada tahun 2017 silam.
Namun meski menyatakan sudah mengantongi nama, Sekretaris DPD PDI-P DKI Gembong Warsono masih merahasiakan namanya.
Saat ini nama tersebut belum untuk konsumsi publik.
"Nama sudah ada tapi belum disampaikan pada publik," ujar Sekretaris DPD PDI-P DKI, Gembong Warsono kepada wartawan, Rabu (27/1/2021).
Saat ditanya soal kans Tri Rismaharini dicalonkan di Pilkada DKI mendatang, Gembong menampik.

Sebab kata dia, Risma saat ini sedang mengemban tugas baru sebagai Menteri Sosial.
Gembong tak setuju jika aksi blusukan Risma ke sejumlah tempat di ibu kota sebagai persiapan menuju Pilkada DKI jakarta.
Aksi tersebut dinilai murni karena Risma tengah menjalankan tugasnya sebagai Menteri Sosial.