Dokter Dunia Temukan Tanda Baru Covid-19, Belajar dari Dewi Perssik, Hati-hati Jika Muncul Tanda Ini

Hasil penelitian terbaru, dokter di Spayol menemukan ciri-ciri baru orang terpapar virus corona atau Covid-19 dari kulit.

Editor: Teguh Suprayitno
ist
Dewi Perssik yang pernah dinyatakan positif Covid-19, mengalami gejala bercak merah di badannya, kini sudah sembuh 

Dokter Dunia Temukan Tanda Baru Covid-19, Belajar dari Dewi Perssik, Hati-hati Jika Muncul Tanda Ini di Kulit

TRIBUNJAMBI.COM--Hasil penelitian terbaru, dokter di Spayol menemukan ciri-ciri baru orang terpapar virus corona atau Covid-19 dari kulit.

Ada tiga tanda yang bisa diamati dari kulit dan perlu diwaspadai.

Sebab tiga kondisi kulit bisa menjadi gejala pertama virus corona.

Ruam kulit bisa menjadi tanda pertama Anda terkena Covid-19

Penelitian virus corona terbaru ternyata berkaitan dengan masalah kulit.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 1 Juta, Perintah Presiden Jokowi Ini Buat Warga Cemas!

Baca juga: Timor Leste Dalam Bahaya, Mendadak Lockdown, Ratusan Orang Dipaksa Pulang ke Indonesia, Ada Apa?

Ciri-ciri virus corona atau ciri orang terkena Covid-19, gejalanya bisa dikenali atau bisa diamati dari perubahan di kulit.

Sebuah pakar medis dari Spanyol menyebutkan, setidaknya ada 3 tanda penderita Covid-19 yang bisa diamati dari kulit di tubuhnya.

Penelitian terbaru, ciri-ciri orang terpapar Virus Corona atau ciri orang terkena Covid-19 bisa diamati dari 3 tanda di kulit. Foto tim dokter dari Spanyol yang menemukan hubungan antara lesi kulit dan virus corona.
Penelitian terbaru, ciri-ciri orang terpapar Virus Corona atau ciri orang terkena Covid-19 bisa diamati dari 3 tanda di kulit. Foto tim dokter dari Spanyol yang menemukan hubungan antara lesi kulit dan virus corona. (Newsflash/mirror)

Demikian berita terkini Warta Kota yang diperoleh dari mirror.co.uk hari ini.

Lecet kulit bisa menjadi salah satu tanda pertama infeksi Covid-19, sebuah penelitian baru mengungkapkan.

Kondisi seperti chilblains, ruam dan letusan seperti gatal-gatal semuanya bisa menjadi gejala awal dari virus corona baru, muncul sebelum batuk klasik, demam atau hilangnya rasa atau bau.

Penelitian dilakukan oleh staf medis di Rumah Sakit Universitas 12 de Octubre di ibukota Spanyol Madrid dengan anggota Klinik Salamanca.

Laporan tersebut menambahkan bahwa kondisi kulit ini "kemungkinan merupakan manifestasi pertama yang terkait dengan Covid-19".

Selama penelitian, yang baru-baru ini diterbitkan dalam The American Journal of Surgical Pathology, kedua institusi medis tersebut menyumbangkan 25 sampel dari pasien antara 7 dan 13, dan 28 dan 83 tahun selama gelombang pertama antara 20 Maret dan 25 April.

Baca juga: Risma Mendadak Jadi Sorotan, Pilkada DKI Jakarta 2022 Bakal Panas Karena PDIP, Nasib Anies Terancam!

Baca juga: Denny Siregar Gelagapan Saat Dipaksa Bicara Soal Korupsi Bansos Juliari Batubara, Ada Apa?

Rumah sakit tersebut mengatakan: "Lima jenis manifestasi kulit terdaftar yang 11 di antaranya adalah lesi akroiskemik atau chilblains, sembilan eksantema atau ruam, dua proses purpura yang teraba, satu ruam seperti gatal-gatal, dan dua non-spesifik."

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa keberadaan virus dalam sel endotel dapat mengaktifkan “mekanisme yang memicu peradangan yang menyebabkan lesi dermatologis”.

Para ahli mengatakan bahwa sebagian besar lesi kulit ditemukan di kaki dan ekstremitas bawah tubuh, meskipun ada beberapa kasus tertentu yang ditemukan di tangan.

Para peneliti tidak menemukan korelasi antara lesi kulit dan "tingkat keparahan kondisi pernapasan yang disebabkan oleh infeksi".

Menurut siaran pers, meski semua pasien dalam penelitian ini menunjukkan gejala Covid-19 pada saat pengambilan sampel, hanya sembilan dari 25 kasus yang dikonfirmasi dengan tes PCR.

Tim peneliti mengatakan: "Dari sembilan pasien yang dikonfirmasi, tujuh terkait dengan kelompok ruam dengan gejala pernapasan klasik yang meliputi demam, batuk, dan dispnea.

"Dan satu dari kelompok erupsi urtikaria yang mengembangkan pneumonia bilateral."

Para peneliti menyarankan bahwa deteksi dini dari lesi kulit ini "dapat mencegah penyebaran virus".

Belajar dari Dewi Perssik

Aktris dan penyanyi dangdut Dewi Perssik menambah daftar pesohor tanah air yang terinfeksi Covid-19.

Dewi Perssik yang pernah dinyatakan positif Covid-19, mengalami gejala bercak merah di badannya, kini sudah sembuh
Dewi Perssik yang pernah dinyatakan positif Covid-19, mengalami gejala bercak merah di badannya, kini sudah sembuh (ist)

Lewat akun Instagram-nya, @dewiperssikreal, ia membagikan kabar itu. Dari tiga foto yang diunggahnya, terlihat adanya skin rash atau ruam pada kulit di bagian wajah serta lehernya.

"Banyak yang bertanya kemana selama 1 bulan ini kok ga liat di @pagipagiambyarttv. Dan gak ada kegiatan ngyoutube juga, Aku sakit kena covid 19," begitu caption yang ditulis Dewi di unggahannya.

"Alhamdulillah Allah masih kasih kesempatan aku untuk sehat aku sekarang sembuh, aku salah satu org yg beruntung untuk sembuh, aku sudah cek dua kali negatif alhamdulillah. Dan skrg sudah sembuh dan recovery."

"Kemarin mungkin karena kegiatanku yang terlalu padat akhirnya aku kecapean dan terkena covid 19."

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Belajar dari Dewi Perssik, Kenali Gejala Ruam Kulit Akibat Covid-19" dan di pos-kupang.com dengan judul HASIL PENELITIAN Terbaru Virus Corona, 3 Tanda di Kulit Pertanda Anda Kena Covid-19,Jangan Remehkan.

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved