Lihat Foto Suami dengan Wanita, Istri Cemburu dan Aniaya Suami, Ternyata Foto Tersebut Dirinya
Namun belakangan ia baru menyadari bahwa foto tersebut merupakan foto dirinya dan suami yang diambil beberapa tahun lalu.
TRIBUNJAMBI.COM - Rasa cemburu tak bisa dibendung oleh wanita yang satu ini.
Ia tega menikam suaminya usai melihat foto bersama seorang wanita yang ia lihat di ponsel.
Namun belakangan ia baru menyadari bahwa foto tersebut merupakan foto dirinya dan suami yang diambil beberapa tahun lalu.
Melansir dari Daily Mail, Selasa (26/1/2021) seorang wanita yang bernama Leonora R telah ditangkap oleh pihak kepolisian di Meksiko.
Ia ditangkap atas tuduhan menikam suaminya dengan api cemburu yang membabi buta ketika dia menemukan foto-foto lama di ponsel suaminya.
Baca juga: Direncanakan, Hari ini Komjen Listyo Sigit Dilantik Menjadi Kapolri, Sosok ini Akan Menjadi Saksi
Baca juga: Waktu yang Baik Laksanakan Sholat Tahajud, Lengkap dengan Niat dan Caranya
Baca juga: Sholat Tahajud beserta Bacaan Doa dan Dzikir dan Doa Witir untuk Sholat Witir
Leonora gagal menyadari bahwa foto-foto itu sebenarnya adalah foto dirinya.
Ia ditangkap minggu lalu setelah pihak berwernang dipanggil ke sebuah rumah di Kota Cajeme, Sonora, Meksiko.
Polisi diberitahu untuk segera ke tempat kejadian setelah tetangga mendengar teriakan di dalam rumah pasangan itu.
Ketika petugas tiba, mereka menemukan bahwa suami Leonora, yang diidentifikasi sebagai 'Juan N', telah bergeletak berlumuran darah.
Ia ditikam beberapa kali di bagian kaki dan lengannya.
Menurut keterangan polisi, penikaman itu dipicu setelah Leonora menemukan foto ‘panas’ seorang wanita di ponsel Juan.
Foto itu menggambarkan suasana hubungan suami istri.
Leonora menyakini bahwa wanita yang sedang bersama suaminya di dalam foto tersebut adalah perempuan lain.
Tanpa menanya kejelasan, Leonora langsung menikam suaminya berulang kali, sambil melontarkan hinaan padanya.
Polisi mengatakan, Juan akhirnya bisa mencabut pisau dari tangan istrinya yang marah, dan menanyakan foto apa yang dia ributkan.