Berita Sarolangun
Aktivitas PETI di Sarolangun Mengancam Lahan Sawah Petani
Lanjut Sopian, air mengalir saja di lahan sawah milik warga masuk dan langsung keluar.
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sarolangun menyatakan bahwa pengaruh air keruh disebabkan dari aktivitas PETI atau penambangan emas tanpa izin.
Kasi Lahan Irigasi Dinas TPH Sarolangun, Sopian mengatakan, air efek dari aktivitas PETI di Sarolangun berdampak kepada lahan sawah, jika air menggenangi sawah warga.
"Berpengaruh, tapi tidak terlalu signifikan. Karena air tersebut tidak mengenangi persawahan," ungkap Sopian, Rabu (27/1/2021).
Lanjut Sopian, air mengalir saja di lahan sawah milik warga masuk dan langsung keluar.
"Itupun terjadi saat banjir, kalau tidak banjir ya tidak," pungkasnya.
Namun hal tersebut menjadi ancaman pagi para petani sawah di Kabupaten Sarolangun, terkhusus bdi wilayah yanh berdekatan dengan lokasi PETI.
Baca juga: Sudah 209 Pasien Sembuh Dari Covid-19 di Tebo
Baca juga: Dikawal Ketat Kepolisian, 3.320 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Tanjabtim
Baca juga: Dua Pegawai Dinas PUPR Muarojambi Reaktif Covid-19, Dinkes Sarankan Usap