Breaking News:

Berita Tanjab Barat

Mengenal Dokter Nani, Juru Bicara Satgas RSUD Daud Arif, Sering Ditelepon Hingga Dapat Ancaman

dokter Nani (40) seorang dokter yang sudah hampir 16 tahun mengabdikan diri untuk berdedikasi menjadi tenaga kesehatan

tribunjambi/samsul bahri
Dokter Nani. Mengenal Dokter Nani, Juru Bicara Satgas RSUD Daud Arif, Sering Ditelepon Hingga Dapat Ancaman 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - dokter Nani (40) seorang dokter yang sudah hampir 16 tahun mengabdikan diri untuk berdedikasi menjadi tenaga kesehatan. Saat ini Nani bertugas di RSUD Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 

Nani tdak hanya menjadi dokter di RS Daud Arif, namun hampir satu tahun Pandemi Covid 19 ini dia menjadi Juru Bicara Satgas RS Daud Arif. 

Menjadi bagian dari penangganan virus yang menjadi Pandemi dan belum ditemukan obatnya ini memberikan rasa khawatir bagi keluarganya.

Baca juga: Dinar Candy Sebut Kalimat Menohok Soal Lamaran Vicky Prasetyo dan Kalina Ocktaranny, Kena Pelet?

Baca juga: Bulu Ketiak Dicabut atau Dicukur, Mana yang Lebih Baik?

Baca juga: Buruan, Dapatkan MacBook Air Apple M1 Hanya di AK Phone

"Sebenarnya ada kekhawatiran dari orang tua dan keluarga lain. Tapi saya sendiri bisa menyakinkan mereka, bahwa ini sudah menjadi kewajiban dan tuntutan profesi, sehingga memang harus ikut membantu dalam mengatasi masalah pandemi covid ini," katanya.

Atas penjelasan tersebut, kata Nani akhirnya semua keluarga bisa menerima dan slalu mengingatkan dan mendoakan dirinya untuk selalu sehat, menjaga stamina. 

Tidak hanya itu, kata Nani dirinya selalu diberi nasihat untuk tetap memakai APD saat ke pasien dan penerapan 3M (Menggunakan Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan).

dokter Nani berfoto dengan alat yaitu suction yang merupakan bagian dari peralatan untuk pengobatan pasien positif covid 19.
dokter Nani berfoto dengan alat yaitu suction yang merupakan bagian dari peralatan untuk pengobatan pasien positif covid 19. (tribunjambi/samsul bahri)

Disisi lain, Nani menyadari bahwa menjadi Juru Bicara adalah bagian dari tugas penuh konsekuensi. Menghadapi sejumlah keluarga pasien yang komplain adalah bagian tugas yang selama ini dia hadapi. 

Bahkan dia sempat mendapat ancaman dari keluarga pasien ketika baru mendengar bahwa anggota keluarganya dinyatakan positif Covid-19.

"Ada sampai keluarga yang diluar kota pun menelpon saya (komplain). Tapi Sampai sejauh ini tidak berlanjut kok. Biasa statement awal keluarga pasien mungkin karena panik saja. Setelah mendapatkan penjelasan lebih lanjut, akhirnya mereka (keluarga pasien) menerima lah," ceritanya.

Baca juga: Gejala Asam Lambung yang Kerap Diabaikan - Heartburn, Mual, Batuk Kering dan Suara Serak

Baca juga: Kaget Monyet Tiba-tiba Muncul, 2 Wanita Jatuh dari Motor & Pingsan di Kilometer 30 Desa Bukit Baling

Baca juga: Download Lagu MP3 Nella Kharisma dan Via Vallen Spesial Dangdut Koplo Terbaru, Ada Video Campur Sari

Di sisi lain, bertugas di tengah pandemi saat ini membuat waktu Nani tersita, termasuk dengan waktu untuk keluarga. Nani sendiri memiliki dua anak perempuan dan satu anak laki-laki. Terkadang rasa ingin berkumpul dengan anak dan keluarga muncul ketika Ia bertugas, namun Ia menyadari bahwa ada banyak masyarakat yang membutuhkan dirinya. 

"Hp ini 24 jam non stop aktif dan terkadang ada saja yang menelpon. Saya sampai mikir, waduh, nomer hp saya keliling keluar kota. Tapi tidak apa-apa tetap saya angkat juga walaupun nomor tidak kenal masuk," ungkapnya.

Nani berharap kondisi pandemi saat ini bisa cepat pulih seperti biasanya. Apalagi saat ini dengan adanya vaksin, Nani berharap Vaksin ini dapat terealisasi ke sejumlah daerah termasuk ke Kabupaten Tanjab Barat.

Baca juga: PREDIKSI 8 Nama Pejabat Eselon II Yang Bakal Dilantik Bupati Muarojambi Masnah Siang ini

Baca juga: VIDEO: Viral Diduga Ketahuan Selingkuh, Wakil Ketua DPRD Sulut Seret Istri Pakai Mobil 

Baca juga: Spoiler Boruto 55 - Isshiki Dikalahkan? Naruto Sadar Momoshiki Mengambil Alih Tubuh Boruto

"Dua minggu yang lalu saya baru mengikuti pelatihan vaksin Covid 19 via virtualisasi dari pusat. Semoga vaksin Covid 19 segera terdistribusi ke seluruh daerah, sehingga seluruh masyarakat Indonesia bisa mendapatkan vaksin Covid 19," harapnya.

"Saya sangat berharap kepada seluruh masyarakat indonesia, mari kita sama mengatasi masalah pandemi Covid 19, dengan cara menerapkan 3M, memakai masker, mencuci cuci tangan dan menjaga jarak dimana pun berada," pungkasnya.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved