Berita Batanghari
Aktivitas PETI Cemari Sungai, Kabag SDA Setda Batanghari Terima Laporan
Kepala Bagian Sumber Daya Alam, Setda Batanghari, Syaiful saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan dampak dari aktivitas itu jelas mencemari lingk
Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Tingginya aktivitas PETI di Batanghari sangat berpotensi memberikan dampak terhadap kerusakan lingkungan serta terganggunya aktifitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Kepala Bagian Sumber Daya Alam, Setda Batanghari, Syaiful saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan dampak dari aktivitas itu jelas mencemari lingkungan karena sebagian besar aktivitas tersebut menggunakan bahan kimia.
“Di hilir ada juga kawasan sumber daya ikan seperti di Desa Aro hingga ke Desa Senaning jelaslah sangat berdampak bagi lingkungan sekitar sungai,” kata Syaiful, Senin (25/1/2021).
Kemudian dari aktivitas itu kata Syaiful juga menyebabkan kebisingan bagi warga yang bermukim disekitar DAS Batanghari. Banyak yang resah.
“Kita sering mendapatkan laporan terkait dampak itu terutama di daerah Pasar Muara Tembesi dan Desa Rantau Kapas Mudo melalui Kepala Desa yang melapor,” pungkasnya.
Baca juga: Curi Mobil L300, Oknum Anggota Polres Sarolangun Diamankan Polres Merangin
Baca juga: Warga Batanghari Lakukan Aktivitas PETI di Aliran Sungai, Kabag SDA Sebut Ini Alasannya
Baca juga: Harga Sembako di Bungo Masih Mahal, Cabai Merah Capai Rp 38 Ribu Per Kilogram
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kepala-bagian-sumber-daya-alam-setda-batanghari-syaiful.jpg)