Breaking News:

Waspada Banjir dan Longsor

Curah Hujan Tinggi Hingga Maret, Warga di Dataran Tinggi dan Rendah Diminta Waspada

Curah hujan tinggi di Kabupaten Bungo diprediksi terjadi hingga pertengahan Maret 2021 mendatang dan puncaknya pertengahan bulan Februari.

Curah Hujan Tinggi Hingga Maret, Warga di Dataran Tinggi dan Rendah Diminta Waspada
tribunjambi.com/Darwin Sijabat
Ilustrasi Banjir - Curah hujan yang tinggi mengakibatkan debit air naik hingga ke badan jalan di Kecamatan Rantau Pandan menuju Bathin III Ulu. Kejadian beberapa waktu lalu itu membuat aktivitas pengendara terhenti.

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Curah hujan tinggi di Kabupaten Bungo diprediksi terjadi hingga pertengahan Maret 2021 mendatang dan puncaknya pertengahan bulan Februari.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kesbangpol Bungo, Tobroni Yusuf berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Sultan Thaha Jambi.

Disampaikannya, dari hasil analisis tersebut diperkirakan curah hujan yang cukup tinggi itu terjadi hingga pertengahan bulan Maret 2021 mendatang.

Namun puncaknya, Tobroni mengungkapkan sudah terjadi dan diperkirakan hingga pertengahan bulan Februari mendatang.

"Berpedoman hasil analisis BMKG bahwasanya medio pertengahan Maret 2021 masih bisa terjadi curah hujan yang relatif tinggi. Cuman masa puncaknya yaitu berada tajur pertengahan Januari sampai akhir dan pertengahan bulan Februari," ujarnya.

Untuk itu masyarakat yang berada di kawasan bantaran sungai dan rendah diharapkan lebih waspada dan pindah ke tempat lebih tinggi untuk sementara waktu.

"Manakala hari hujan, baik yang berada di perbukitan dikhawatirkan terjadi longsor akibat kondisi tanah yang labil.

Sebab menurutnya, jika musim hujan tiba maka kondisi tanah atau teksturnya cenderung akan lebih lebih lunak dibandingkan musim panas. Sementara dibantaran sungai maka akan terjadi peluapan yang menyebabkan banjir.

Dia juga mengungkapkan, beberapa waktu lalu dari akibat curah hujan yang relatif tinggi mengakibatkan tiga titik di Desa Timbolasi, dan satu titik di Desa Sungai Telang, Kecamatan Bathin III Ulu mengalami longsor.

Sehingga dengan kewaspadaan dan antisipasi masyarakat di lapangan dapat memperkecil risiko yang akan terjadi.

Sementara untuk status kedaruratan, Tobroni mengatakan saat ini masih dalam status siaga bencana. Untuk ditingkatkan menjadi darurat tidak dilakukan, sebab dampak yang terjadi belum pada pelumpuhan ekonomi.

Dia juga mengingatkan terdapat 72 dusun dan kelurahan di 15 kecamatan dalam Kabupaten Bungo yang menjadi daerah rawan longsor dan banjir.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved