Breaking News:

Daftar Tarif dan Lokasi Isolasi Mandiri di RS dan Hotel

Hanya saja, tak sedikit masyarakat yang ragu saat harus menjalani isolasi mandiri atau isoman akibat paparan corona. Banyak alasan kekhawatiran dalam

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Ilustrasi tempat isolasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Angka harian kasus positif infeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia terus mendaki.

Tak pelak, terus bertambahnya angka positif corona di Indonesia menjadikan kapasitas atau angka hunian rumah sakit rujukan juga makin penuh.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto bahkan mengatakan, Jumat 22 Januari 2021, kapasitas rumah sakit rujukan untuk pasien corona atau Covid-19 di Jabodetabek sudah penuh.

Penuhnya angka hunian rumah sakit rujukan untuk pasien corona membuat isolasi mandiri menjadi pilihan yang tak terelakan, apalagi bagi seseorang yang terpapar corona tanpa gejala.

Seorang paramedis Laboratorium memegang sampel virus
Seorang paramedis Laboratorium memegang sampel virus (STR/AFP/China OUT)

Hanya saja, tak sedikit masyarakat yang ragu saat harus menjalani isolasi mandiri atau isoman akibat paparan corona. Banyak alasan kekhawatiran dalam menjalani isolasi mandiri akibat corona di rumah.

Antara lain: Pertama, minimnya pengetahuan atas perawatan diri saat menjalani isolasi mandiri karena corona. Panduan tata cara mandiri masih minim, sekalipun dokter yang melakukan pemeriksaan sudah memantau pasien corona saat dibolehkan isolasi mandiri.

Baca juga: ISU Keretakan Rumah Tangga Stefan William dan Celine Evangelista, Dikabarkan Muncul Orang Ketiga

Baca juga: Promo Superindo Hari Ini 23 Januari 2021, Jeruk Diskon 50% Produk Home Care Diskon Hingga 30%

Kedua, kekhawatiran menulari corona anggota keluarga juga menjadi alasan kekhawatiran melakukan isolasi mandiri.

Ketiga, sarana dan prasarana di rumah yang kurang memadai untuk memutuskan isolasi mandiri akibat corona, seperti jumlah kamar dan kamar mandi yang terbatas serta minimnya ruang gerak rumah.

Sejumlah rumah sakit swasta belakangan menangkap peluang bagi masyarakat yang terpapar corona untuk melakukan isolasi mandiri di rumah sakit atau di hotel yang sudah bekerja sama dengan rumah sakit.

Selain mendapatkan perawatan laiknya di rumahsakit, dokter juga akan memantau kondisi pasien corona secara penuh.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved