Berita Nasional
TERNYATA Ada Cita-cita Syekh Ali Jaber yang Belum Terwujud hingga Tinggalkan Wasiat Ini ke Mahfud MD
Kepergiannya karena penyakit paru-paru, buat para pengikutnya, khususnya yang kerap mendengar kajian dakwahnya merasa sangat kehilangan.
Ali Jaber adalah ulama yang ceramahnya menyejukkan dan dekat dengan sejumlah tokoh, di antaranya Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD.
Saking dekatnya, Syekh Ali Jaber memanggil Mahfud MD dengan sebutan guru atau ayah.
Kekduanya bersama keluarga pun saling berkunjung ke rumah masing-masing
20 September 2020, Syekh Ali Jaber berkunjung ke rumah Mahfud MD setelah dia sembuh dari penusukan pemuda di Lampung.
Baca juga: promo BreadTalk Terbaru 22 Januari 2021, Ada Kue Lapis Premium Sambut Tahun Baru Imlek 2021
Baca juga: Harga Mahal, Sekda Tebo Imbau Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Tanam Cabai
Baca juga: Pemkab Sarolangun Anggarkan Rp 2,2 Miliar Untuk Pilkades Serentak
Pertemuan berlangsung akrab dan Mahfud MD pun membagikan foto-foto pertemuan dan memuji Ali Jaber.
Hari ini, Mahfud MD kembali bersaksi terkait ulama besar, Syekh Ali Jaber.
"Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Kita kehilangan tokoh penyejuk dan pemersatu ummat. Ulama besar Syech Ali Jaber wafat hr ini," tulis Mahfud MD di akun twitternya, Kamis (14/1/2021) siang ini.

Mahfud MD menyebut Syekh Ali Jaber sebagai ulama penyambung aspirasi umat dan pemerintah.
Mahfud MD pun menjelaskan kenapa dirinya sampai dipanggil guru atau ayah oleh Syekh Ali Jaber.
"Beliau adalah sahabat baik sy. Krn rendah hati beliau memanggil sy "Guru" atau "Ayah"," ujar Mahfud MD.
Makanan Kesukaan Syehk Ali Jaber
Menurut Mahfud MD, beberapa hari sebelum diberitakan Syekh Ali Jaber kena Covid-19, dia ke rumah Menteri Pertahanan era Presiden Abdurrahman Wahid ini.
Syekh Ali Jaber datang untuk memberikan hadiah khusus kepada putra asli Madura tersebut.
"Syekh Ali Jaber ke rmh sy, menghadiahi tasbih, kurma pilihan, buku doa, parfum khas aroma Kakbah," ujar Mahfud MD.
Selain itu, Syekh Ali Jaber pun menyampaikan sebuah wasiat atau sebuah keinginan yang hari ini belum terwujud tetapi beliau sudah berpulang ke Ramahtullah.