Sabtu, 2 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Bisnis

VIDEO Bonsai Kelapa Makin Diminati, Harganya Bisa Sampai Jutaan

Penghobi bonsai kelapa di Kota Jambi akhir-akhir ini makin banyak peminatnya. Selain unik, tanaman satu ini juga memiliki

Tayang:
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nani Rachmaini

TRIBUNJAMBI COM, JAMBI - Penghobi bonsai kelapa di Kota Jambi akhir-akhir ini makin banyak peminatnya. Selain unik, tanaman satu ini juga memiliki nilai jual yang baik.

Bonsai yang bisa dibuat dari berbagai jenis kelapa seperti kelapa gading, kelapa Wulung dan kelapa hijau ini, semakin unik dan pendek juga semakin mahal nilai jualnya.

Peluang bisnis ini dimanfaatkan dengan baik oleh Reno, berbekal pengetahuan tentang budidaya tanaman dan ketelatenan, Reno mulai memasarkan koleksi bonsainya di sosmed maupun outlet tempat dia berjualan yang beralamat di Jalan Adam malik Beringin Jambi, lebih tepatnya di dekat SPBU beringin.

Reno mengatakan sebenarnya dia tidak menjual koleksi bonsainya, namun jika ada yang suka dan minat untuk membeli, kenapa tidak dijual.

" Selama harganya cocok, silakan beli," ujarnya kepada Tribunjambi.com Senin ( 18/1/2021).

Uniknya koleksi bonsai Reno ini bisa dikatakan sangat artistik. Dia tidak hanya menampilkan keindahan dan keunikan bonsai tapi juga di padu padankan dengan tanaman lain dan penggunaan media tempat yang ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan satu kesatuan yang sangat menarik.

Tak jarang, agar bonsainya terlihat lebih indah dibuatkan miniatur rumah serta ditata sedemikian rupa sehingga membentuk panorama pedesaan yang sangat indah.

Selain itu, dia juga terkadang menggunakan tanaman lumut untuk memberikan  kesan lebih alamiah, di setiap bonsai koleksinya.

Makanya tak jarang, koleksi bonsai milik Reno bisa di tawar sampai jutaan rupiah, walaupun ada juga yang dia lepas di harga ratusan ribu. Tergantung dari jenis dan bentuk bonsainya lagi.

Keindahan tempat atau pot bonsai yang dia hadirkan, semuanya terbuat dari barang bekas yang dia olah sedemikian rupa.

Ban, ember, galon, styrofoam bahkan kain bekas pun sering dia gunakan sebagai tempat bonsai koleksinya.

Reno sendiri memang terkenal pandai mengolah barang bekas menjadi barang dengan nilai ekonomi tinggi.

Tak jarang dia sering mendapatkan pesanan untuk mengolah limbah ban, menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan seperti kursi dan pot bunga.

Namun sekarang dia lebih fokus mengembangkan bisnis bonsai dan kedai kerupuk miliknya.

Reno mengatakan mengurus bonsai sebenarnya gampang gampang susah dibutuhkan  ketelatenan dan kesabaran.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved