Breaking News:

Berita Merangin

Tahun 2020, Ratusan Warga Merangin Menjanda, 10 di Antaranya ASN

Pengadilan Agama Bangko mencatat sepanjang tahun 2020 lalu terdapat 479 kasus perceraian terjadi di Kabupaten Merangin.

via Intisari Online
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Pengadilan Agama Bangko mencatat sepanjang tahun 2020 lalu terdapat 479 kasus perceraian terjadi di Kabupaten Merangin.

Faktor ekonomi menjadi penyebab terjadinya perceraian itu. Hal itu dibenarkan oleh Ketua Pengadilan Agama Bangko, Mahyuda, melalui Panitera Muda Hukum, Zari Wardana.

"Untuk faktor penyebab terjadinya gugatan cerai yang didominasi kaum hawa, umumnya perselisihan dan pertengkaran secara terus-menerus dan faktor ekonomi," kata Wardana, Senin (18/1).

Menurut Wardana, sebenarnya ditahun 2020 lalu mereka menangani 481 perkara, itu ditambah dengan perkara tahun 2018 sebanyak 6 kasus. Jadi khusus untuk 2020 hanya 479.

Jadi, kata Wardana, dari jumlah kasus itu yang putus hanya 406, sementara kasus lainnya ada yang kembali rujuk.

"Pada 2020 lalu terdapat 479 perkara yang terdiri, 419 gugatan dan 60 perkara permohonan, kemudian ada tambahan kasus dari tahun sebelumnya sebanyak 6 kasue," katanya.

Dari sekian banyak angka perceraian pada tahun 2020 lalu, diantaranya ada 10 ASN, TNI dan di Merangin resmi menjanda. 

"10 perkara cerai ASN, TNI dan Polri, itu disebabkan oleh faktor pertengkaran secara terus-menerus," pungkasnya. 

Baca juga: Militer Indonesia Kalahkan Israel, Korea Utara dan Australia, Masuk 20 Besar Militer Terkuat Dunia

Baca juga: Karhutla dan Illegal Loging Penyebab Kerusakan Hutan di Jambi, Angkanya Mencapai 213.985 Hektare

Baca juga: Daftar Harga HP Xiaomi Harian Bulan Januari 2021 Lengkap, dari Seri Redmi 8 hingga Poco X3 NFC

Penulis: Muzakkir
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved