Breaking News:

Berita Sarolangun

Penanganan Covid-19, Pemkab Sarolangun Siapkan Anggaran Rp 5 Miliar

Kabupaten Sarolangun pada 2021 mengalokasikan anggaran untuk penanganan dan pencegahan penularan wabah covid-19 sebesar Rp 5 Miliar. 

Hendro sandi
Ilustrasi Covid-19. Penanganan Covid-19, Pemkab Sarolangun Siapkan Anggaran Rp 5 Miliar 

Penanganan Covid-19, Pemkab Sarolangun Siapkan Anggaran Rp 5 Miliar

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rifani Halim

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kabupaten Sarolangun pada 2021 mengalokasikan anggaran untuk penanganan dan pencegahan penularan wabah covid-19 sebesar Rp 5 Miliar. 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sarolangun Emalia Sari mengatakan, anggaran tersebut dilokasi kan salam bentuk kegiatan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, yang jumlahnya sebanyak 8 OPD. 

Diantaranya Dinas Kesehatan dilokasikan sebesar Rp 1,2 Miliar, RSUD Sarolangun sebesar Rp 1,2 Miliar, Dinas Sosial sebesar Rp 600 Juta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sarolangun sebesar Rp 600 Juta.

Baca juga: BREAKING NEWS 127 Potong Kayu Meranti Hasil Illegal Logging Diamankan Tim Gabungan di Kumpeh Ilir

Baca juga: Elfie Yennie Ingatkan Masyarakat Batanghari Bahaya DBD, Harus Lakukan Hal-Hal Berikut

Baca juga: Erupsi Gunung Semeru, Status Masih Waspada, Warga Diminta Tak Beraktivitas Dalam Radius 1 kilometer

Di Satpol PP Sarolangun sebesar Rp 200 Juta, Dinas Ketahanan Pangan sebesar Rp 400 Juta, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) sebesar Rp 400 Juta dan Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) sebesar Rp 400 Juta. 

"Paling banyak di Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah, karena banyak terkait pelayanan kesehatan masyarakat, beberda dengan opd teknis lainnya untuk peningkatan ekonomi masyarakat, dan ada juga satgas covid-19. Jadi penanganan Covid kita anggarkan dalam bentuk kegiatan di delapan opd teknis terkait, sehingga pelaksanaannya langsung di opd masing-masing," katanya, Rabu (13/1/2021) kemarin kepada media ini, didampingi Kabid Anggaran Setiadi.

Dia  menjelaskan, tentunya penanganan Covid-19 ini dari sisi anggaran berbeda dibandingkan tahun 2020 yang lalu.

Di mana, Pemkab Sarolangun menganggarkan melalui dana Biaya Tak Terduga (BTT) melalui refocusing anggaran. 

"Kalau tahun ini BTT tetap dianggarkan tapi bukan untuk covid-19, melainkan untuk bencana alam yang sifatnya insidentil dan segala macam. Dan tentunya tahun ini opd sudah merencanakan sesuai dengan Tupoksi masing-masing, tidak melalui dana BTT, tapi tetap standby kalau dibutuhkan," katanya.

Baca juga: Banjir dan Tanah Longsor di Manado, 500 Warga Mengungsi, 2 Rumah Rusak Berat

Baca juga: Dihantam Bencana, Tengku Zulkarnain Mendadak Ingat SBY, Jokowi Dikritik Lalu Buru-buru Lakukan Ini

Baca juga: BREAKING NEWS Belajar Tatap Muka di Kota Jambi Senin Besok Ditunda Lagi

Terkait vaksinasi covid-19, kata Emalia Sari, jika nantinya opd teknis belum menganggarkan untuk anggaran pelaksanaan kegiatan vaksinasi maka tentunya akan bisa digunakan melalui anggaran BTT yang telah disediakan. 

"Untuk pelaksanaan vaksinasi covid-19 ini di Kabupaten Sarolangun nantinya akan ada dana pendampingan untuk pelaksanaan vaksinasi, jika opd tekhnis belum memadai kita bisa memanfaatkan dana BTT," katanya.

Penulis: Rifani Halim
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved