Bulan Januari 2021 Belum Berkahir, Indonesia Sudah Dihantam 5 Bencana, Apa Saja? Ada Sriwijaya Air

Berbagai peristiwa dan bencana alam mewarnai awal tahun yang baru berjalan beberapa minggu ini.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA VIA KOMPAS.COM
ILUSTASI pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang bersama Basarnas Bandug terus melakukan upaya pencarian.

Berdasarkan perkembangan terbaru yang dilporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan hingga Minggu (17/1/2021) sudah mencapai 28 orang.

Sementara itu 12 orang yang lain masih dinyatakan hilang dan menjadi target pencarian tim gabungan.

Baca juga: Dinda Hauw Hamil Anak Pertama, Rey Mbayang Makin Protektif Hingga Lakukan Ini: Aku Ngidam Juga

2. Pesawat Sriwijaya jatuh

Masih di hari yang sama, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu, 9 Januari lalu.

Pesawat rute Cengkareng-Pontianak itu hilang kontak 4 menit setelah lepas landas dan dipastikan jatuh di wilayah perairan Kepulauan Seribu.

Hingga saat ini, tim gabungan yang melaksanakan operasi pencarian telah menemukan banyak serpihan dan bongkahan badan pesawat, benda-benda milik korban, bahkan sejumlah potongan tubuh manusia.

Dari total 62 orang yang ada di atas pesawat tersebut, 17 di antaranya telah berhasil teridentifikasi oleh tim DVI dari pihak kepolisian dan diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

Sementara sisanya masih terus dilakukan pencarian oleh tim gabungan yang terdiri dari berbagai elemen, mulai dari Basarnas, TNI/Polri, hingga relawan.

3. Banjir Kalimantan Selatan

Bencana alam seolah terjadi secara bersamaan di sejumlah bagian di Indonesia. Saat longsor dilaporkan memakan korban jiwa di Sumedang, sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel) juga direndam banjir.

Bukan hanya satu dua wilayah saja, banjir ini bahkan menggenangi 8 wilayah kabupaten/kota yang ada di provinsi yang beribu kota Banjarmasin itu, termasuk Kota Banjarmasin.

Berdasarkan data BNPB, banjir diakibatkan tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kalimantan Selatan sejak Minggu (13/1/2021).

Ketinggian banjir bervariasi mulai dari 1-3 meter.

Puluhan ribu warga terpaksa dievakuasi ke lokasi yang lebih aman, karena rumah mereka terendam oleh air.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved