Berita Muarojambi

Weni, Dokter Cantik di Muarojambi Sempat Gugup dan Takut Saat Suntikkan Vaksin Pada Sejumlah Pejabat

Weni dokter cantik yang bertugas penyuntikan vaksinasi terhadap sejumlah pejabat dan tokoh pelayanan publik

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Nani Rachmaini
Hasbi sabirin
Weni dokter cantik yang bertugas penyuntikan vaksinasi terhadap sejumlah pejabat dan tokoh pelayanan publik di Kabupaten Muarojambi hari ini merasa gugup dan takut. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Weni dokter cantik yang bertugas penyuntikan vaksinasi terhadap sejumlah pejabat dan tokoh pelayanan publik di Kabupaten Muarojambi hari ini merasa gugup dan takut.

Pasalnya, penyuntikan vaksin ini adalah hal yang baru yang ia lakukan, apalagi penyuntikan ini terhadap pejabat dan tokoh publik Muarojambi di Puskesmas Sekernan Ilir Desa Tunas Mudo Kabupaten Muarajambi.

Semakin gugup dan takutnya proses pencanangan vaksinasi hari ini sempat tidak tenang tidurnya semalaman.

"Iya awalnya sempat gugup ya, mungkin penyuntikan vaksin ini tidak biasa kita lakukan, apalagi penyuntikan ini dilakukan kepada kepala pemerintahan dan para pejabat," kata Weni pada tribun Kamis (14/1/21).

Ia juga menceritakan setelah berjalannya proses observasi vaksinasi selama 30 menit dapat berjalan baik dan tidak ada reaksi ataupun respon yang buruk.

"Saya selalu berdoa selama 24 jam sebelum dilakukan vaksinasi ini semoga pencanangan ini berhasil, tanpa efek samping dan tanpa resiko,"ungkapnya.

Ia juga menjelaskan penyuntikan vaksin ini sedikit berbeda dengan penyuntikan imunisasi lainnya meskipun sebelumnya sudah ada pelatihan teknis penggunaan dan penyuntikan vaksin.

Secara teori cara penyuntikan vaksin dan suntik imunisasi hanya sedkit bedanya, mungkin dari alat dan jenis dosis vaksin nya saja, namun untuk teknik penyuntikan sama seperti imunisasi lainnya.

Saat ditanya apakah bersedia untuk divaksinasi beeok dan apakah takut, ia menjawab, sebagai tenaga kesehatan merupakan garda terdepan harus siap divaksin, meskipun dirinya tidak memenuhi syarat untuk divaksin.

"Yang jelas teman-teman dan nakes di Puskesmas ini banyak yang respon dan sudah 25 orang yang mendaftar untuk divaksin, meskipun awalnya 80 persen nakes yang ketakutan, namun semenjak dilakukan pelatihan, ini tidak ada efek sampingnya, jadi tak perlu ditakutkan lagi,"ungkapnya.

Sementara dokter Wilham yang termasuk peserta yang akan di vaksin besok mengatakan, vaksin ini guna untuk melindungi diri sendiri juga terhindar dari penularan Covid-19 dari orang lain.

"Awalnya perasaan cemas dan deg-degan karena ini hal yang baru, sejak kecil kita tidak pernah di vaksin, baru sekarang divaksin makanya sedikit takut, disamping itu kita juga wajib untuk divaksin untuk apa harus takut,"ungkapnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh nakes yang ada di kabupaten Muarojambi lain mari divaksin hilangkan rasa takut.

Baca juga: Banu Syok Saat Sadar Dirinya Menjadi Korban Begal Payudara : Aku Kan Laki Rambut Panjang

Baca juga: Jadwal Big Match Liga Inggris Liverpool vs Manchester United Live Streaming NET TV, Prediksi Tanding

(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved