Breaking News:

Keberadaan Jack Ma Masih Misteri, Pemerintah China Ambil Paksa Alibaba dan Ant Group, Bangkrut?

Di tengah Jack Ma menghilang, tersiar China akan mengambil paksa 2 perusahaannya untuk dinasionalisasi. Dua perusahaan Jack Ma itu adalah Alibaba

ist
Jack Ma, CEO raksasa e-commerce China Alibaba, memberi isyarat saat dia berbicara selama kunjungannya di pameran rintisan dan inovasi Vivatech, di Paris pada 16 Mei 2019. (Philippe LOPEZ / AFP) 

TRIBUNJAMBI.COM - Hingga saat ini, belum diketahui dimana pemilik perusahaan raksasa bidang teknologi di China, Jack Ma berada.

Di tengah Jack Ma menghilang, tersiar China akan mengambil paksa 2 perusahaannya untuk dinasionalisasi.

Dua perusahaan Jack Ma itu adalah Alibaba dan Ant Group.

Apakah Jack Ma bakal bangkrut jika perusahaannya diambil paksa Pemerintah China?

Baca juga: Foto Kebersamaannya Dihapus di Akun Instagramnya, Benarkah Amanda Manopo dan Billy Syahputra Putus?

Baca juga: Tidak Hanya Disekap, IRT Usia 21 Tahun di Jaluko Muarojambi Ini Juga Dicabuli Perampok Asal Aceh

Salah satu orang dalam di industri keuangan internet China, Song Qing mengungkapkan, pemerintah China akan melakukan investigasi atas dugaan praktik monopoli oleh dua perusahaan Alibaba yang didirikan oleh Jack Ma.

Partai Komunis yang berkuasa di negara tersebut (CCP) sebenarnya berniat melakukan nasionalisasi terhadap Alibaba dan perusahaan fintech afiliasinya, Ant Group.

Sumber tersebut mengatakan investigasi praktik monopoli merupakan upaya mempercepat proses ambil alih negara atas Alibaba dan Ant Group.

"Mereka (CCP) membuat rencana nasionalisas Alibaba beberapa pekan lalu; timing-nya bukan kebetulan... rencana-rencana ini datang dari pimpinan pusat," kata Qing, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari IBTimes, Rabu (13/1/2021).

Bank sentral dan otoritas perbankan China akan ikut dilibatkan dalam penyelidikan monopoli Alibaba, berikut otoritas forex dan sekuritas negeri tersebut.

Qing menyebutkan bahwa pemerintah China di bawah pimpinan Xi Jinping sekaligus berniat menjadikan Alibaba sebagai "contoh pelajaran".

Halaman
12
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved