Breaking News:

Lawan Covid 19

726 Nakes Divaksin Tahap Awal, Dinkes Tanjabbar sudah Siapkan Ruang

Sebanyak 726 tenaga kesehatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat masuk dalam daftar sebagai penerima vaksin Sinovac. Hal ini

Tribunjambi rara khushshoh
Ilustrasi: Pembagian vaksin di kota Jambi 13 Januari 2021 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Sebanyak 726 tenaga kesehatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat masuk dalam daftar sebagai penerima vaksin Sinovac. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabbar, Arsyad, Rabu (13/1).

Ia menyebutkan jumlah tersebut separuh dari jumlah tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Tanjabbar. 726 tersebut kata Arsyad yang akan di vaksin untuk tahap satu. Sementara untuk pelaksanaan penyuntikan Vaksin di Kabupaten Tanjabbar belum diketahui.

"Tenaga kesehatan kita ada sekitar 1.400-an, informasi yang kita terima ini yang didahulukan itu Kota Jambi dan Muarojambi, jadi kita masih nunggu lah. Karena pendistribusiannya itu dari provinsi baru ke kabupaten dan kemudian baru kita lakukan vaksin," ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Arsyad terkait skema datangnya vaksin, pihak Dinkes Tanjabbar telah menyiapkan ruangan khusus untuk penyimpanan vaksin sebelum nantinya digunakan. Adapun pelaksanaan nantinya direncanakan di beberapa puskesmas dan rumah sakit (RS).

"Pelaksanaan penyuntikan itu di faskes (fasilitas kesehatan) puskesmas dan RS, untuk penyimpanan awal ini kita simpan di gudang farmasi karena kan di situ sudah disiapkan lemari es untuk menyimpan vaksin dengan suhu yang sesuai dengan vaksin. Ini sudah kita siapkan," katanya.

Di sisi lain, diungkapkan Arsyad akan ada kriteria penerima vaksin. Tahap awal yang diperuntukan untuk tenaga kesehatan harus pada usia 18 hingga 59 tahun. Selain itu juga, tidak di peruntukkan bagi tenaga kesehatan yang hamil atau dalam kondisi menyusui.

"Kemudian orang tersebut tidak punya riwayat penyakit seperti asma, hepatitis, jantung, ginjal dan lainnya. Kemudian ibu hamil atau menyusui juga tidak di peruntukkan," tambahnya.

Sementara itu, untuk tenaga kesehatan atau pihak yang akan melakukan penyuntikan vaksin tersebut kata Arsyad sudah dipersiapkan. Secara umum, untuk Kabupaten Tanjabbar jika vaksin sudah ada maka pihaknya siap untuk melakukan vaksin.
"Kalau tenaga vaksinator siap. Tempat penyimpanan juga sudah siap, jadi secara umum sudah siap," pungkasnya.

Jadwal Distribusi Belum Diketahui

VAKSIN Covid-19 yang sudah berada di Pemerintahan Provinsi Jambi belum diketahui kapan tibanya ke Kabupaten Sarolangun.
Wakil Bupati Sarolangun, Hillalatil Badri mengatakan, sampai hari masih di tingkat provinsi dan ia belum mengetahui kapan didistribusikan ke Sarolangun.

"Sampai hari ini belum, nanti akan diinformasikan. Untuk saat ini vaksin diutamakan pada tenaga kesehatan," ungkap Hillalatil Badri, Rabu (13/1).

Lanjutnya, setelah tenaga medis menjalani vaksin selanjutnya pada instansi yang berhubungan dengan masyarakat seperti TNI dan kepolisian.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved