Sriwijaya Air Jatuh
7 Kecelakaan Pesawat di Indonesia, Korban Jiwa Terbanyak & Jatuhnya Garuda Indonesia Jadi Perhatian
Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak menambah daftar kecelakaan pesawat di Indonesia.
7 Kecelakaan Pesawat di Indonesia, Korban Jiwa Terbanyak & Jatuhnya Garuda Indonesia Jadi Perhatian
TRIBUNJAMBI.COM - Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak menambah daftar kecelakaan pesawat di Indonesia.
Pesawat yang mengangkut 62 jiwa itu dipastikan jatuh di antara perairan Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta, setelah 4 menit penerbangan pada Sabtu (9/1/2021).
Dari total 62 orang itu terdapat 52 di penumpang dan 6 orang awak pesawat, semuanya dinyatakan meninggal dunia.
Tragedi Sriwijaya Air SJ182 bukanlah yang pertama kali terjadi di tanah air.
Baca juga: Hanya Presiden Joko Widodo Yang Divaksin Perdana, Istana Pastikan Keluarga Tak Ikut Disuntik Vaksin
Baca juga: Heboh Beredar Video Detik-detik Suasana Kabin Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Sebelum Jatuh, Jadi Viral
Baca juga: Jadwal Thailand Open 2021 13 Januari - Perjuangan Ahsan/Hendra, Praveen/Melati, Ruselli Hartawan
Sejak tahun 1992 hingga saat ini, tercatat jumlah kecelekaan pesawat di tanah air sudah sering terjadi.
Sebut saja Mandala Airlines penerbangan 660, telah memulai sejarah kelam penerbangan di tanah air.
Peristiwa yang terjadi pada 24 Juli 1992 menelan korban jiwa sebanyak 70 orang yang terdiri dari penumpang dan awak pesawat.
Kecelakaan pesawat selanjutnya dialami oleh Pesawat Garuda Indonesia penerbangan 152 jurusan Jakarta-Medan dengan jumlah korban jiwa 234 orang yang terdiri dari awak pesawat dan penumpang tewas.
Saat itu pesawat jatuh di desa Buah Nabar, Sumatera Utara, pada 26 September 1997.
Peristiwa ini tercatat sebagai kecelakaan pesawat yang dengan jumlah korban jiwa terbanyak di Indonesia.
3. Lion Air
Pada 30 November 2004, terdapat 26 orang penumpang tewas dan 142 orang mengalami luka-luka saat pesawaat Lion Air penerbangan 538 yang berangkat dari Jakarta tergelincir saat mendarat di Bandara Adi Sumarmo, Surakarta.
4. Mandala Airllines
5 September 2005, Mandala Airlines penerbangan RI 091 gagal lepas landas dari Bandara Polonia, Medan.
Saat itu pesawat yang dijadwalkan terbang ke Jakarta menerobos pagar bandara dan menabrak perumahan penduduk di Jl. Jamin Ginting, Medan.

Dari total jumlah penumpang yang ada terdapat 100 meninggal dunia dan 17 orang lainnya selemat.
Selain itu tercatat ada 41 orang warga sekitar dinyatakan tewas dalam kecelakaan itu.
5. Adam Air
Tragedi pesawat Adam Air penerbangan 574 di Selat Makasar pada 1 Januari 2007 silam terdapat 102 penumpang dan awak tak terselamatkan saat pesawat tersebut jatuh dari udara dan masuk ke kedalaman lebih dari 2.000 meter.
6. Air Asia
Pada 28 Desember 2014, terdapat 162 penumpang dan awak Pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ8591 dinyatakan tewas akibat kecelaan dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura.
Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta Rabu 13 Januari 2021 - Kebohongan Al dan Elsa Terbongkar? Andin Bertahan?
Baca juga: Pertemuan Tak Terduga Gisel dan Raffi Ahmad di Studio Ahmad Dhani, Sempat Lihat Kamar Ganti
Baca juga: Benarkah Rizieq Shihab Positif Covid-19 saat Tes Swab di RS Ummi? Ini yang Membuat Jadi Tersangka?
Potongan tubuh manusia dan puing-puing pesawat naas itu baru ditemukan dua hari berselang.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengumumkan hasil investigasi mengenai bagian rudder-travel-limiter pada bagian ekor pesawat rusak dan pilot menaggapinya dengan kesalahan fatal.
7. Lion Air
Terakhir adalah peristiwa 29 Oktober 2018, sebanyak 189 orang penumpang dan awak pesawat dinyatakan meninggal dunia.
Saat itu Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 saat terbang dari Jakarta dengan tujuan Pangkan Pinang mengalami kecelekaan dan jatuh di area perairan Karawang, Jawa Barat.
Sebanyak 189 orang penumpang tewas dalam peristiwa itu. (POS-KUPANG.COM, John Taena)
Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Kecelekaan Pesawat Terparah Dengan Korban Jiwa Terbanyak Dalam Sejarah Penerbangan di Indonesia