Breaking News:

Berita Tebo

Pengelolaan DD Tebo di 2021 Meningkat dari Tahun Sebelumnya, Fokus Terdampak Covid-19

Pengelolaan Dana Desa (DD) tahun 2021 yang dilasalurkan oleh pemerintah pusat untuk Kabupaten Tebo, meningkat

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Rahimin
Tribunjambi/hendro herlambang
Kantor PMD Tebo ketika didatangi masyarakat beberapa waktu lalu terkait Dana Desa. Pengelolaan DD Tebo di 2021 Meningkat dari Tahun Sebelumnya, Fokus Terdampak Covid-19 

Pengelolaan DD Tebo di 2021 Meningkat dari Tahun Sebelumnya, Fokus Terdampak Covid-19

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendro Herlambang

TRIBUNJAMBI.COM, MUAROTEBO - Pengelolaan Dana Desa (DD) tahun 2021 yang dilasalurkan oleh pemerintah pusat untuk Kabupaten Tebo, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2021 ini, menjadi Rp 111 Miliar lebih jika dibandingkan dengan 2020 sebelumnya sebesar Rp 108 miliar.

Baca juga: Program Keluarga Harapan Cair, Cara Cek Bantuan PKH 2021, Cukup Gunakan Nomor KTP Pendaftar 

Baca juga: Daftar Harga HP Samsung Hari Ini 10 Januari 2021, dari Seri Termurah A01 Core hingga Mahal s20 Ultra

Baca juga: Anak Muda SAD Berpotensi Direkrut Menjadi Anggota Polri, Ini Kata Kapolda Jambi

Sama seperti sebelumnya, prioritas dan penggunaan DD masih berlanjut yaitu difokuskan untuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat yang tidak mampu, terdampak Covid-19 dan program Padat Karya.

"Tentunya prioritasnya masih sama seperti tahun sebelumnya," kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa (pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Tebo, Prayitno.

Menurutnya, BLT DD  yang diterima oleh keluarga penerima manfaat (KPM) adalah warga tidak mampu terdampak Covid-19 tahun 2021 sama seperti sebelumnya yakni sebesar Rp300 ribu per kepala keluarga.

"Dengan kriteria ad

Baca juga: Pesawat Sriwijaya Air JT 182 Jatuh, Presiden Jokowi: Saya juga Telah Menyampaikan Kepada KNKT

Baca juga: Kisah Pilu Pengantin Baru Penumpang Sriwijaya Air Jatuh, Terbang ke Pontianak Hendak Ngunduh Mantu

Baca juga: Niat Ngunduh Mantu ke Pontianak, Pengantin Baru Ini Jadi Penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

alah masyarakat tersebut berpendapatan di bawah Rp600.000 per bulan, kemudian memiliki atau mengidap penyakit menahun dan terkena pemutusan hubungan kerja PHK," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved