Breaking News:

Kasus Kriminal

Pelaku Curat di Dusun Peninjau Berhasil Diamankan

Pelaku pencurian dengan pemberatan di Dusun Peninjau, Kecamatan Pelayang, Kabupaten Bungo pada Kamis (24/12) lalu

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Pelaku pencurian dengan pemberatan di Dusun Peninjau, Kecamatan Pelayang, Kabupaten Bungo pada Kamis (24/12) lalu berhasil diamankan Reskrim Polsek Bathin II Pelayang.

Unit Reskrim Polsek Bathin II Pelayang mengamankan satu terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) atau bongkar rumah.

Pelaku yang diamankan berinisial R-J (37) petani merupakan warga Dusun Peninjau, Kecamatan Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo pada Selasa (29/12).

Kapolsek Bathin II Pelayang IPTU Jecki Arman Putra yang membenarkan penangkapan itu mengatakan pihaknya melalui unit Reskrim telah berhasil mengamankan satu orang pelaku Curat yang menggondol dua unit handphone dan satu unit genset.

Kapolsek menuturkan, kronologis kejadian bermula saat korban berada di rumahnya dihubungi oleh temannya yang mengatakan bahwa barangnya telah hilang.

"Barang-barang tersebut diketahui hilang sekitar pukul 05:00 WIB di rumah orangtua korban saat korban dihubungi temannya. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp3,3 juta," katanya, Rabu (6/1).

Selanjutnya korban melaporkan ke Mapolsek Bathin II Pelayang untuk pengusutan lebih lanjut.
Berdasarkan laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Bathin II Pelayang langsung melakukan penyelidikan di lapangan.

Setelah mendapat informasi bahwa pelaku yang diduga keras sebagai pelaku pencurian tersebut berada di pinggir jalan Dusun Peninjau Kecamatan Bathin II Pelayang Kabupaten Bungo.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone beserta kotaknya.

"Tersangka kini meringkuk di sel tahanan Mapolsek Bathin II Pelayang guna proses hukum lebih lanjut, serta tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP Juncto pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," ujarnya.

Perlu diketahui tersangka merupakan residivis dan pernah dihukum pada tahun 2010 dan 2014.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved