Breaking News:

Otomotif

Bisa Berakibat Kerusakan Mesin, Mobil Terendam Banjir Harus Segera Ditangani

Banjir yang melanda Kota Jambi pekan lalu, juga berdampak pada banyaknya kendaraan warga yang terendam banjir, termasuk mobil.

ISTIMEWA
Perbaikan mobil di bengkel resmi Honda Thamrin Jambi akibat banjir, Selasa (5/1). Penanganan mobil korban banjir harus segera dilakukan agar jangan sampai berakibat fatal. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Banjir yang melanda Kota Jambi pekan lalu, juga berdampak pada banyaknya kendaraan warga yang terendam banjir, termasuk mobil.

Bengkel resmi Honda Thamrin yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman The Hok mengonfirmasi setidaknya ada lima unit mobil yang mengalami kerusakan karena terendam banjir yang melanda Kota Jambi Kemarin.

Dari lima unit tersebut didominasi oleh LCGC Honda Brio. Setiap unit mobil yang terendam banjir mengalami tercampurnya Oli mesin dan transmisi dengan air sehingga kendaraan harus di-towing atau diderek ke dealer.

Kepala Teknisi dan Bengkel Honda, Thamrin Randy mengatakan jika pemilik kendaraan tidak memahami penanganan kendaraan pasca terkena banjir bisa berakibat fatal, seperti kerusakan pada mesin. Selain itu bisa terjadi water hammer pada silinder kendaraan yang membuat connecting rod (seher) bengkok.

“Hal ini bisa menyebabkan bongkar mesin untuk perbaikannya,” ujarnya kepada Tribun, Selasa (5/1).

Kemudian kerusakan fatal lainnya bisa terjadi pada perangkat electronic seperti kerusakan pada unit ECU kendaraan.

“Sebaiknya kendaraan yang terkena banjir jangan dinyalakan, karena pada saat kunci kontak ON perangkat electronic yang basah bisa mengalami konsleting,” tambahnya.

Agar tidak terjadi kerusakan yang fatal saat terendam banjir Rendy menyarankan untuk menghubungi bengkel resmi Honda Thamrin agar dipandu melalui telepon dalam perlakuan atau langkah-langkah awal saat mobil terkena banjir.

Mobil yang terkena banjir, dengan kerusakan yang tidak begitu parah minimal dilakukan pergantian seluruh oli, pengecekan sistem REM, pembersihan pada bagian fuse box dan perangkat elektronik lainnya.

Untuk jasa dan penggantian oli dengan kerusakan ringan ini memakan biaya sekitar Rp1 juta.

Halaman
12
Penulis: M Yon Rinaldi
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved