Megawati Mendadak Curhat Imbauan Jokowi Diabaikan Warga Sampai Tentara Harus Turun, 'Pusing Saya!'
Presiden Joko Widodo harus berusaha keras untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang tak kunjung usai.
Megawati Mendadak Curhat Imbauan Jokowi Diabaikan Warga Sampai Tentara Harus Turun, 'Pusing Saya!'
TRIBUNJAMBI.COM - Presiden Joko Widodo harus berusaha keras untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang tak kunjung usai.
Banyak korban meninggal, jumlah kasus positif terus meningkat. Bahkan di Jawa-Bali dilakukan pengetatan untuk mencegah virus corona menyebar luas.
Namun demikian, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengaku heran mengapa masyarakat sulit menerapkan protokol kesehatan.
Sehingga, pemerintah harus mengingatkan untuk disiplin mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker.
Baca juga: Rizieq Shihab Tiba-tiba Teriak Minta Tolong dari Dalam Sel, Polda Metro Jaya Bantah Lakukan Ini
Baca juga: Najwa Shihab Terdiam Setelah Menkes Budi Gunadi Jawab Begini, Tak Akan Hilang, Kecuali Pak Jokowi
Baca juga: Dili Berubah Mencekam, Kekerasan Pecah Akibat Rakyat Timor Leste Kelaparan, Alfredo Diburu Polisi
Baca juga: Politisi PDIP Ini Buat Pengkritik Risma Terdiam, Presiden Jokowi Juga Blusukan Saat Jadi Gubernur
Hal itu disampaikan Megawati dalam diskusi daring DPP PDI-P, Kamis (7/1/2021).
"Sekarang dengan Covid-19 ini, hal yang aneh menurut saya, pemerintah harus membelajarkan kembali masalah kebersihan."
"Yang namanya jaga jarak, cuci tangan, pakai masker itu pembelajaran disiplin kebersihan," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Kamis.
"Tapi masih banyak warga masyarakat yang mengabaikan hal itu," lanjutnya.

Megawati pun mengaku pusing karena banyak masyarakat yang belum disiplin protokol kesehatan.
"Bagaimana saya enggak pusing? pusing saya. Hanya untuk hal mudah sekali," ungkapnya.
Ia lalu menyinggung soal masyarakat yang akan menyalahkan pemerintah jika sudah kena Covid-19.
"Masa tidak malu warga bangsa, dengan adanya Covid-19 ini, presidenmu Pak Joko Widodo minta hanya untuk disiplin."
"Sulit sekali. Sampai harus menurunkan tentara, dan sebagainya. Tidak mengerti saya."
Baca juga: Gedung Capitol Berubah Mencekam, Polisi AS Tewas Diserbu Pendukung Trump, FBI Buru Anggota MAGA
"Padahal kalau sudah kena penyakitnya, yang ngurusin siapa? kan selalu bilang, 'itu kan urusan pemerintah'. Lho enak saja," kata Megawati.
"Kalau tidak puas, nanti bilang, 'itu salahnya pemerintah'. Lho enak saja," lanjutnya.
Disiplin 3M dan 3T Kunci Penanganan Pandemi Covid-19
Presiden Jokowi menegaskan, seluruh pihak harus bekerja keras untuk memastikan disiplin 3M dan 3T (testing, tracing, treatment).
Kedisiplinan tersebut merupakan kunci dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.
“Kita harus kerja keras agar 3T 3M itu betul-betul bisa kita lakukan di lapangan. Sekali lagi, di lapangan,” ujarnya, dikutip dari presidenri.go.id, Rabu (6/1/2021).
Jokowi juga menginstruksikan pemerintah daerah agar kembali dan tetap menggencarkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan.
Sebab, upaya seluruh pihak dalam mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 menjadi sangat penting menjaga keseimbangan antara penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi nasional.
“Kunci bagi pemulihan ekonomi adalah bagaimana kita berusaha keras dalam rangka bisa menghentikan dan mengendalikan Covid-19,” jelasnya.

Ia juga memastikan, strategi pemerintah untuk menangani pandemi di tahun ini tetap sama.
Yakni penanganan maksimal di sisi kesehatan, memastikan perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi, dan memulihkan perekonomian nasional.
Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengharapkan dukungan dari masyarakat terhadap upaya penanganan pandemi Covid-19.
Ia mengungkapkan, hingga kini sudah lebih dari 500 tenaga kesehatan yang gugur akibat Covid-19.
Dukungan masyarakat dapat diberikan dengan mengurangi mobilitas selama dua minggu yang dimulai pada tanggal 11 Januari 2021 mendatang.
“Tenaga kesehatan kita juga cukup lama dan letih menangani pandemi ini."
"Oleh karena itu, saya minta tolong, kita bantu mereka, kita lindungi mereka, kita jaga mereka dengan mengurangi mobilitas dalam dua minggu mulai tanggal 11 Januari."
"Ini untuk menjaga, melindungi, dan mengawal rekan-rekan tenaga kesehatan kita,” kata Budi Gunadi.
(Tribunnews.com/Nuryanti)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Megawati Heran Banyak Warga Abaikan Imbauan Jokowi untuk Disiplin Prokes: Pusing Saya.