Berita Selebritis
Rey Utami Ngemis Tak Mau Diceraikan Pablo Benua: Tolonglah, Kita Punya Anak, Apa Aku Harus Mati?
Dalam video di YouTube ini, Rey Utami juga bertanya hal apa yang bisa mempengaruhi suaminya hingga berubah secara drastis seperti sekarang.
TRIBUNJAMBI.COM - Usai bebas dari penjara, rumah tangga Rey Utami dan Pablo Benua mendadak jadi sorotan.
Sejak bebas dari penjara, Rey Utami melihat ada perubahan tak biasa dari suaminya, Pablo Benua.
Menurut pengakuan Rey Utami, rupanya Pablo Benua tidak pulang usai bebas bersyarat lantaran mendapatkan asimilasi Covid-19.
Dugaan Rey Utami kini bahwa Pablo Benua kini mendapat pengaruh hingga bisa bertingkah seperti saat ini.
Dalam video di YouTube ini, Rey Utami juga bertanya hal apa yang bisa mempengaruhi suaminya hingga berubah secara drastis seperti sekarang.
"Apa yang mempengaruhi kamu sampai kamu bisa bersikap seperti ini," kata Rey utami di YouTube.
Baca juga: Gading Marten Sindir Penyesalan Gisel Soal Cerai Tapi Malah Selingkuh dengan MYD: Setan Didengerin!
Baca juga: Bakat Dimas di Dunia Entertainment Belum Muncul, Raffi Ahmad Blak-blakan: Dia Viral Orang Empati!
Baca juga: Keadaan Gading Marten Usai Gisel dan Nobu Jadi Tersangka Dibocorkan Uus: Liat WhatsApp Mulu!
Baca juga: Perlakuan Anak Veronica Tan pada Puput Nastiti Disorot Saat Ultah Anak Ahok, Nicholas Sean: Welcome!
Rey juga memohon kepada hati nurani Pablo Benua untuk melunak.
"Tolonglah kamu punya hati nurani, kita punya anak, apa kamu tega sekeras itu hati kamu sama aku," katanya lagi.
Saking sedihnya, Rey Utami bertanya apakah dia harus mati hanya untuk membuat suaminya pulang ke rumah.
"Apa aku harus mati kamu baru pulang? Tolonglah di kesempatan ini," tandasnya.
Mohon Tidak Diceraikan
Rey Utami berharap Pablo Benua tidak berubah sikap dengannya.
Rey Utami memohon agar Pablo Benua tidak menceraikannya, hingga dia rela untuk dimadu.
Sembari berurai air mata, Rey Utami rindu dengan sosok suaminya yang dulu.
Di mana Pablo Benua tidak menginginkan perpisahan dan selalu ingin bersama dengan Rey Utami.