Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

KONTROVERSI! Alat Kelamin Super Panjang di Denmark Hebohkan Publik, Memicu Perdebatan!

Anggota tubuh yang ekstra panjang itu sering kali menjadi kunci dalam situasi aneh, dimana Dillermand menemukan dirinya terbang di atas kota.

Editor: Sulistiono
kompas.com
Alat Kelamin Super Panjang di Denmark - Adegan serial tv di Denmark, John Dillermand, yang memicu kontroversi karena menampilkan pria yang memiliki penis terpanjang di dunia. (Daniel/Youtube) 

TRIBUNJAMBI.COM - John Dillermand menjadi kontroversi di Denmark.

Permasalahannya, alat kelamin John Dillermand super panjang.

Ya, John Dillermand merupakan karakter kartun.

Kartun John Dillermand merupakan serial TV anak.

Acara TV tersebut memiliki segmentasi usia penonton antara 4-8 tahun.

Sebagaimana dilansir dari AFP, Selasa (5/1/2021), sebuah serial tv anak di Denmark tersebut memicu kontroversi.

Terkait cerita petualangan tokoh utama tersebut, perihal sekadar berjalan-jalan bersama anjing atau pergi ke kebun binatang, itu tidak jadi masalah.

Namun, dalam episode kali ini ceritanya berkisar tentang alat kelamin super panjang dari karakter utama.

Tontonan yang mengisahkan seorang pria dengan "keinginan (alat kelamin) terpanjang di dunia" tetap menjadi bahan perdebatan tentang program apa yang pantas ditonton anak- anak di bawah umur.

Sekalipun Denmark telah menjadi salah satu negara paling progresif di dunia.

"Kami pikir penting untuk bisa menceritakan cerita tentang tubuh," kata penyiar publik DR dalam unggahannya di Facebook pada Selasa (5/1/2021).

"Dalam serial tersebut, kami mengenali keingintahuan (anak-anak kecil) yang tumbuh tentang tubuh dan alat kelamin mereka, serta rasa malu dan kesenangan pada tubuh," lanjutnya menjelaskan.

Disiarkan di saluran tv anak-anak, Ramasjang, episode pertama dari 13 episode Dillermand telah ditonton 140.000 kali sejak dirilis pada 2 Januari.

Anggota tubuh yang ekstra panjang itu sering kali menjadi kunci dalam situasi aneh, di mana Dillermand menemukan dirinya terbang di atas kota berkat balon yang diikatkan pada alat kelaminnya.

"Ini pertunjukan yang sangat khas Denmark. Kami memiliki tradisi untuk mendorong batas dan menggunakan humor dan kami pikir itu sangat normal," kata pakar pendidikan Sophie Munster kepada AFP.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved