Breaking News:

Warga Keluhkan BLT dan Dana Desa

Ini Keluhan Warga Desa Pulau Panjang di Dinas PMD Tebo

Kedatangan warga desa ini, untuk mempertanyakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Dana Desa yang dianggap tidak tepat sasaran.

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribun Jambi/Hendro Sandi
Warga Desa Pulau Panjang Tebo Ulu 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Puluhan warga Desa Pulau Panjang, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Rabu (6/1/2021) pagi mendatangi kantor Dinas PMD Tebo.

Kedatangan warga desa ini, untuk mempertanyakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Dana Desa yang dianggap tidak tepat sasaran.

Arpan, salah seorang warga mengatakan, tak semua warga Desa Pulau Panjang, mendapat BLT. Bahkan ada yang dianggap tidak tepat sasaran.

Baca juga: Peringati HUT Provinsi Jambi ke-64, ASN Sarolangun Pakai Seragam Teluk Belango 15 hari

Baca juga: Ramalan Cinta Zodiak 7 Januari 2021, Asmara Siapa Yang Sedang Tinggi-tingginya

Baca juga: BREAKING NEWS Warga Desa Pulau Panjang Tebo Ulu Datangi Dinas PMD Tanyakan Dana Desa

Pihaknya pun mengaku telah beberapa kali bertanya langsung ke perangkat desa yang bersangkutan.

"Kami tanya alasannya kemana saja dana desa Katanya untuk bayar hutang," ungkap Arpan.

Warga lainnya, Yusriati menuturkan, dirinya adalah seorang janda yang sempat menerima bantuan ditahap pertama, dan saat ini dihentikan tanpa alasan.

"Perangkat desa mengumumkan bahwa dana desa dipakai untuk membangun jalan," ucapnya.

Menanggapi hal ini, Nafri Junaidi Kadis PMD Tebo mengatakan, pihaknya hanya bisa menampung keluhan warga. Karena yang mengetahui permasalahan adalah perangkat desa.

Namun menurutnya, jika memang ada suatu masalah, pihaknya bisa memanggil perangkat desa, kenapa BLT tidak dibayarkan.

"Harusnya BLT ini sudah tidak ada lagi dibahas di tahun 2021, karena sudah selesai. Namun kalau ada keluhan kami tetap dengarkan," katanya, dihadapan warga

Nafri pun menyatakan, jika memang ada indikasi korupsi, akan diserahkan ke pihak berwenang.

"Kalau memang ada indikasi korupsi kita serahkan ke aparat berwenang," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved